Rabu, 18 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
1.269

Apakah Ada Sanksi, Jika Perusahaan Belum Membayar Uang Pisah Bagi Pekerja Kontrak?

Ilustrasi.

67kontrakPertanyaan :

Ditempat saya bekerja, terjadi pengakhiran perjanjian kontrak di bulan Juli, dan akan diberikan uang pisah di bulan Agustus, namun hingga kini belum dibayarkan dengan alasan yang terkesan mengulur-ulur waktu. Apakah diperbolehkan dan tidak ada sanksi buat pengusaha tersebut?

 

M Bagusrangin

 

Terima Kasih atas Pertanyaan Anda,

Dalam ketentuan Pasal 59 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (selanjutnya kami sebut UU Ketenagakerjaan) mengatur tentang syarat-syarat perjanjian kerja yang dapat diperjanjikan dengan hubungan kerja kontrak (waktu tertentu), dan akibat hukum apabila perjanjian kerja kontrak tidak memenuhi syarat yang telah ditentukan, sebagaimana kami kutip dibawah ini :

 

(1)   Perjanjian kerja untuk waktu tertentu hanya dapat dibuat untuk pekerjaan tertentu yang menurut jenis dan sifat atau kegiatan pekerjaannya akan selesai dalam waktu tertentu, yaitu :

a.   pekerjaan yang sekali selesai atau yang sementara sifatnya;

b.   pekerjaan yang diperkirakan penyelesaiannya dalam waktu yang tidak terlalu lama dan paling lama 3 (tiga) tahun;

c.   pekerjaan yang bersifat musiman; atau

d.   pekerjaan yang berhubungan dengan produk baru, kegiatan baru, atau produk tambahan yang masih dalam percobaan atau penjajakan.

(2)   Perjanjian kerja untuk waktu tertentu tidak dapat diadakan untuk pekerjaan yang bersifat tetap.

(3)  Perjanjian kerja untuk waktu tertentu dapat diperpanjang atau diperbaharui.

(4)     Perjanjian kerja waktu tertentu yang didasarkan atas jangka waktu tertentu dapat diadakan untuk paling lama 2 (dua) tahun dan hanya boleh diperpanjang 1 (satu) kali untuk jangka waktu paling lama 1 (satu) tahun.

(5)      Pengusaha yang bermaksud memperpanjang perjanjian kerja waktu tertentu tersebut, paling lama 7 (tujuh) hari sebelum perjanjian kerja waktu tertentu berakhir telah memberitahukan maksudnya secara tertulis kepada pekerja/buruh yang bersangkutan.

(6)   Pembaruan perjanjian kerja waktu tertentu hanya dapat diadakan setelah melebihi masa tenggang waktu 30 (tiga puluh) hari berakhirnya perjanjian kerja waktu tertentu yang lama, pembaruan perjanjian kerja waktu tertentu ini hanya boleh dilakukan 1 (satu) kali dan paling lama 2 (dua) tahun.

(7)        Perjanjian kerja untuk waktu tertentu yang tidak memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), ayat (2), ayat (4), ayat (5), dan ayat (6) maka demi hukum menjadi perjanjian kerja waktu tidak tertentu.

(8)        Hal-hal lain yang belum diatur dalam Pasal ini akan diatur lebih lanjut dengan Keputusan Menteri.

 

Namun dalam pertanyaan Anda, tidak menyebutkan tentang jenis pekerjaan yang ada di tempat kerja Anda. Apabila ditempat kerja Anda melakukan pekerjaan yang terus menerus sifatnya dan tidak dapat diperkirakan waktu penyelesaiannya, ataupun hal-hal yang dimaksud oleh Pasal 59 UU Ketenagakerjaan, maka perjanjian kerja kontrak ditempat kerja Anda berubah demi hukum menjadi perjanjian kerja pekerja tetap/permanent.

Sehingga, pengakhiran hubungan kerja terhadap pekerja tetap/permanent mempunyai akibat hukum terhadap pemberian uang pesangon, uang penghargaan masa kerja, dan penggantian hak, sebagaimana yang dimaksud ketentuan Pasal 156 ayat (1) UU Ketenagakerjaan.

Sedangkan, apabila pekerjaan ditempat kerja Anda memenuhi syarat-syarat yang telah ditentukan oleh ketentuan Pasal 59 UU Ketenagakerjaan, maka seketika perjanjian kerja kontraknya berakhir, tidak ada kewajiban apapun dari tempat bekerja Anda untuk memberikan uang kompensasi terhadap pengakhiran perjanjian kerja kontrak.

Demikian, Semoga Bermanfaat.

 

 

Dasar Hukum :

Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 39, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4279).

 

Seluruh informasi dan data yang disediakan dalam Klinik Bang-eMHa adalah bersifat umum dan disediakan untuk tujuan pendidikan saja. Dengan demikian tidak dianggap sebagai suatu nasehat hukum.

buruh-online.com tidak dapat digugat maupun dituntut atas segala pernyataan, kekeliruan, ketidaktepatan atau kekurangan dalam setiap konten yang disampaikan dalam Bang-eMHa.

Klinik Bang-eMHa berhak sepenuhnya mengubah judul dan/atau isi pertanyaan tanpa mengubah substansi dari hal-hal yang ditanyakan.

Artikel jawaban tertentu KlinikBang-eMHa mungkin sudah tidak sesuai/tidak relevan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku saat ini.

Disarankan untuk mengecek kembali dasar hukum yang digunakan dalam artikel jawaban Klinik Bang-eMHa untuk memastikan peraturan perundang-undangan yang digunakan masih berlaku.

1
Leave a Reply

avatar
1 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
1 Comment authors
Shamsul Bahri Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
Shamsul Bahri
Guest
Shamsul Bahri

Saya sudah mengundurkan Diri dari perusahaan,namun Uang pisah belum di berikan hingga saat ini..
Pertanyaan saya adalah
APAKAH ADA SANGSI JIKA PERUSAHAAN TIDAK MEMBERIKAN UANG PISAH.
Terima Kasih..