Kamis, 19 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
42

Dianggap Mengundurkan Diri, Karyawati Pusat Belajar Bima Menggugat

buruh-online.com, Medan : Dianggap mangkir lebih dari 5 (lima) hari berturut-turut pada bulan Juni 2011, Riswani Karyawati Bagian Kepala Tata Usaha (KTU) di Pusat Belajar Dan Latihan Terpadu Bimbingan Test/Study “BIMA”, menggugat pusat belajar tersebut ke Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri Medan.

Riswani dalam gugatannya, beralasan tidak bekerjanya karena mengurus anak berobat. Akan tetapi, Pusat Belajar BIMA mengangap Riswani telah melakukan kesalahan dalam melaksanakan pekerjaan yaitu menghilangkan berkas/arsip Surat Pengunduran Diri Pegawai Tahun Ajaran 2009/2010. 

Pusat Belajar BIMA beralasan, bahwa Riswani sejak tanggal 18 Juni 2011, tidak pernah lagi masuk bekerja dan Tergugat terbukti telah melakukan panggilan kesatu tanggal 24 Juni 2011, panggilan kedua 25 Juni 2011 dan panggilan ketiga tanggal 28 Juni 2011, oleh karenanya Pusat Belajar BIMA  beralasan untuk memutus hubungan kerja Riswani berdasarkan Pasal 168 (1) UU No.13 Tahun 2003.

Alasan Pusat Belajar BIMA diaminkan oleh PHI Medan, dalam putusan Nomor 71/G/2012/ PHI.Mdn., tanggal 11 Februari 2013, Riswani hanya berhak atas uang penggantian hak sebesar Rp. 3.100.000,00 (tiga juta seratus ribu rupiah). 

Tak puas dengan putusan PHI Medan, Riswani mengajukan kasasi pada tanggal 22 Februari 2013, sebagaimana ternyata dari Akta Permohonan Kasasi Nomor 09/Kas/2013/PHI.Mdn., jo. Nomor 71/G/2012/PHI.Mdn., yang disertai dengan memori kasasi yang diterima di Kepaniteraan PHI Medan pada tanggal 6 Maret 2013.

Riswani berdalih, bahwa PHK terhadap dirinya karena ada pengurangan Pegawai, sebagaimana yang disampaikan Saksi Hidayat dalam persidangan di PHI Medan. Selain itu, Riswani juga beberapa kali meminta izin untuk terlambat masuk kerja karena membawa anak Pemohon Kasasi yang sedang sakit untuk berobat, dan Riswani tidak diperbolehkan lagi masuk ke lingkungan Pusat Belajar BIMA.

Namun, Majelis Hakim Kasasi di Mahkamah Agung dalam putusannya nomor 381 K/Pdt.Sus-PHI/2013, tanggal 30 September 2013 (publish MA tanggal 18 Juli 2014), yang diketuai oleh H. DJAFNI DJAMAL,SH.,MH., menyatakan menolak permohonan kasasi Riswani.

(forward buruh-online.com : 17/7/2014)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of