Senin, 18 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
134

Dikualifikasikan Mengundurkan Diri, Lantaran Minta Surat Pengangkatan

buruh-online, Medan – Merasa telah bekerja selama 20 (dua puluh) tahun kepada perusahaan dimulai pada awal Februari 1992 hingga bulan Juni 2012 sebagai tenaga kenek, Bahrumsyah Simangunsong, bertempat tinggal di Lingkungan III Teladan Timur, Desa Ujung Padang, Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun, dianggap mengundurkan diri oleh CV Maju Jaya.

Awalnya, Bahrumsyah mengajukan permintaan surat pengangkatan bagi diri dan teman-temannya pada bulan April 2012, lalu perusahaan menyetujui hal tersebut dan mengajukan beberapa syarat sebagai dasar pengangkatan status karyawan. Namun, syarat tersebut di tolak oleh Bahrumsyah, dkk.

Kemudian, Bahrumsyah melaporkan tindakan perusahaan ke Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Medan melalui surat bertanggal 18 Juni 2012. Dan pada tanggal 6 Juli 2012, Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Medan melalui Surat Nomor: 567/908/DSTKM/2012, mengajurkan pemutusan hubungan kerja bagi kjedua belah pihak, dengan uang pesangon 2 kali ketentuan pasal 156 ayat (2), 1 kali uang penghargaan masa kerja pasal 156 ayat (3) dan penggantian hak sesuai ketentuan pasal 156 ayat (4) Undang-undang Nomor 13 tahun 2003.

Namun, perusahaan yang terletak di Jalan Sei Deli Nomor 101 Kota Medan tersebut, tidak pernah melaksanakan anjuran Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Medan. Sehingga, Bahrumsyah mengajukan gugatan ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Medan.

Dalam gugatannya, Bahrumsyah menuntut CV Maju Jaya untuk membayar sejumlah uang sebesar Rp.117,5 juta. Bahrusyah beralasan, bahwa perusahaan melakukan pemutusan hubungan kerja setelah dirinya dan teman-temannya yang lain melaporkan perusahaan ke Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Medan pada bulan Juni 2012. Sehingga menurut Bahrumsyah, PHK atas peristiwa tersebut adalah PHK yang termasuk golongan ketentuan pasal 169 ayat (1) Undang-undang Nomor 13 tahun 2003.

Namun, Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri Medan dalam putusan Nomor 56/G/2013/PHI.Mdn., tanggal 21 Oktober 2013, menyatakan hubungan kerja antara CV Maju Jaya dengan Bahrumsyah Simangunsong putus karena PHK mengundurkan diri, dan perusahaan hanya diwajibkan untuk membayar uang pisah sebesar Rp.7 juta.

Majelis Hakim PHI Medan dalam pertimbangan hukumnya menyatakan, bahwa sesuai keterangan saksi-saksi dipersidangan, terbukti bahwa Bahrumsyah tidak masuk kerja setelah melaksanakan unjuk rasa pada tanggal 31 Februari 2012, bahkan pada tanggal 10 Juni 2012 perusahaan telah memberi kesempatan dan menghimbau pekerja supaya masuk kerja, namun pekerja dan rekan-rekannya tidak bersedia kerja kembali, meski telah dipanggil melalui handphone, maka Majelis Hakim berpendapat bahwa pekerja telah mangkir dan tidak menggunakan kesempatan yang diberikan oleh perusahaan.

Tak puas karena gugatannya ditolak oleh PHI Medan, Bahrumsyah mengajukan permohonan kasasi pada tanggal 01 November 2013, sebagaimana ternyata dari Akta Permohonan Kasasi Nomor 42/Kas/2013/PHI.Mdn. Jo. Nomor 56/G/2013/PHI.Mdn yang disertai dengan memori kasasi tanggal 15 November 2013.

Atas permohonan kasasi yang diajukan Bahrumsyah, Mahkamah Agung dalam pertimbangan hukumnya berpendapat, bahwa sebagaimana pertimbangan hukum PHI Medan, pekerja terbukti mangkir dan telah diberi kesempatan masuk kerja kembali melalui panggilan handphone. Namun, meskipun tidak masuknya pekerja bukan dianggap mangkir sebagaimana dimaksud pasal 168 Undang-undang Nomor 13 tahun 2003, akan tetapi adil Pemutusan Hubungan Kerja dikabulkan dengan uang kompensasi Pemutusan Hubungan Kerja 1 x Uang Pesangon, Uang Penghargaan Masa Kerja dan Uang Penggantian Hak sesuai ketentuan Pasal 156 ayat (2), (3) dan (4) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 dengan tanpa upah proses menuju Pemutusan Hubungan Kerja karena pekerja mangkir.

Dalam putusannya Nomor 66 K/Pdt.Sus-PHI/2014 tanggal 13 Maret 2014, Mahkamah Agung menghukum CV Maju Jaya untuk membayar uang Kompensasi Pemutusan Hubungan Kerja kepada Bahrumsyah Simangunsong sebesar Rp.25 juta.

(forward buruh-online.com : 21/8/2014)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of