Senin, 22 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
67

Dinilai Kurang Harmonis, MA Batalkan Putusan PHI Semarang

 

buruh-online, Semarang – Mahkamah Agung dalam putusan tingkat kasasinya Nomor 598 K/Pdt.Sus-PHI/2013 tanggal 28 Februari 2014, mengabulkan permohonan kasasi PT Kencana Sehati dan membatalkan putusan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Semarang Nomor 17/G/2013/PHI.Smg., tanggal 10 September 2013.

Dalam pertimbangan hukumnya, Mahkamah Agung berpendapat, karena ditemukan dalam fakta-fakta persidangan ternyata terbukti adanya kesalahan yang dilakukan Akhmad Soleh selaku pekerja PT Kencana sejak 26 Desember 2006 sebagai Operator, yaitu kesalahan dalam menjalankan pekerjaan yaitu salah dalam mencetak order dan tidak masuk kerja tanpa alasan, maka menurut Mahkamah hubungan kerja keduanya sudah tidak lagi ada keharmonisan sehingga tidak lagi dapat dipertahankan.

Mahkamah dalam putusannya, mengubah amar putusan PHI Semarang menjadi menyatakan putus hubungan kerja dan menghukum PT Kencana Sehati untuk membayar hak-hak Akhmad Soleh sebesar Rp. 22 juta.

Berbeda dengan PHI Semarang, dalam putusannya Nomor 17/G/2013/PHI.Smg., tanggal 10 September 2013, berpendapat bahwa sesuai dengan alasan dalam PHK adalah karena kesalahan/kecerobohan Akhmad Soleh dalam bekerja adalah tidak mempunyai landasan hukum karena PT Kencana tidak mempunyai peraturan perusahaan. 

Sedangkan antara Akhmad Soleh dengan PT Kencana telah melakukan perjanjian secara tertulis tentang larangan-larangan dan kewajiban serta standart kerja PT. Kencana Sehati yang ditandatangani kedua belah pihak dan ini berlaku sebagai undang-undang bagi yang membuatnya. 

Oleh karenanya, pemutusan hubungan kerja tanggal 3 Desember 2012 terhadap Akhamd Soleh tidak dapat dibenarkan dan batal demi hukum, sehingga PT Kencana dihukum untuk mempekerjakan kembali Akhmad Soleh pada jabatan, serta hak dan kewajibannya semula.

(forward buruh-online.com : 9/8/2014)

 

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of