Type to search

Lagi, PHI Bandung Menangkan Pekerja Pabrik Jok Mobil

Share

 

buruh-online, Bandung : Meskipun dianggap mogok kerja tidak sah oleh PT Karya Bahana Berlian yang beralamat di Jl. Karya Logam, Kp. Legon, Desa Jatimulya, Tambun Kabupaten Bekasi, tetapi Syahroni, dkk (5 orang) memenangkan gugatannya di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Kelas IA Bandung, Selasa (12/8).

PHI Bandung dalam amar putusannya, menghukum PT Karya Bahana Berlian untuk membayar uang pesangon sebesar Rp. 140 juta lebih kepada Syahroni, dkk. Syahroni di-PHK sepihak karena tuduhan mangkir selama lebih dari 5 (lima) hari berturut-turut, yang disebabkan mogok kerja tidak sah dan telah dipanggil secara tertulis sebanyak 2 (dua) kali pada tanggal 14 Desember 2012 dan tanggal 19 Desember 2012.

Dalam jawabannya, pihak perusahaan keberatan dengan gugatan Syahroni, dkk yang menggugat perusahaan untuk membayar uang pesangon sebesar Rp. 149 juta, karena pemutusan hubungan kerja akibat mogok kerja tidak sah, tidaklah mendapatkan uang pesangon melainkan uang pisah yang besarnya telah diatur dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB).

Namun demikian, dalam kesimpulan, Syahroni, dkk telah berhasil menyakinkan Majelis Hakim PHI Bandung, bahwa kualifikasi mengundurkan diri itu dibagi menjadi 2 (dua) yaitu karena tidak masuk bekerja bukan karena mogok kerja dan tidak melaksanakan pekerjaan karena mogok kerja. 

Kuasa Hukum Syahroni, Muhammad Hafidz dalam sambungan telepon mengatakan, pekerja dapat dianggap mengundurkan diri setelah dirinya tidak masuk bekerja selama 5 (lima) hari berturut-turut dan perusahaan sudah melakukan pemanggilan secara tertulis dan patut yang dikirim ke alamat pekerja dalam tanggang waktu 3 (tiga) hari. Sedangkan, bagi pekerja yang mogok kerja tidak sah, maka baru dapat dianggap mengundurkan diri apabila dirinya tidak masuk bekerja dan telah dipanggil secara tertulis juga patut sebanyak 2 (dua) kali dalam tenggang waktu 7 (tujuh) hari.

Ditemui setelah pembacaan putusan, Syahroni menyatakan menerima seluruhnya putusan yang telah diputus oleh Majelis Hakim. Sedangkan, perusahaan yang diwakili oleh pengacaranya, Ibu Yola tidak memberikan tanggapan apapun atas putusan tersebut. (/Sol)

(forward buruh-online.com : 12/8/2014)

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *