Type to search

MA Nyatakan Tak Terima Pengajuan Kasasi Pekerja Pabrik Mie Sedap

Share

buruh-online, Gresik – Meskipun Undang-undang No. 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (UU PPHI) tidak mengatur perhitungan jangka waktu pengajuan memori/risalah kasasi, tetapi Mahkamah Agung tetap menyatakan untuk tidak menerima secara formal permohonan kasasi Muhammad Wahyudi.

Muhammad Wahyudi merupakan pekerja PT Karunia Alam Segar, yang berkedudukan di Jalan Manyar Kertoarjo 7/31 Surabaya. Dirinya diputuskan hubungan kerja karena dianggap mangkir pada saat masih menjalani pembinaan berupa Surat Peringatan III. 

Perusahaan mie instant dengan produk Mie Sedap tersebut, meminta kepada Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Gresik, untuk mengkualifikasikan tindakan mangkir Wahyudi sebagai pengunduran diri, dan tidak diwajibkan untuk memberikan uang pesangon.

PHI Gresik tidak sependapat dengan tuntutan PT Karunia, dalam amar putusannya Nomor 11/G/2013/PHI.Gs. tanggal 22 Oktober 2013, Wahyudi dikualifikasikan PHK dengan kesalahan telah mendapatkan peringatan dan masih melakukan tindakan indisipliener, sehingga masih berhak atas uang pesangon yang jumlahnya sebesar Rp. 22 juta.

Wahyudi keberatan dengan putusan PHI Gresik, dan mengajukan permohonan kasasi secara lisan pada tanggal 8 November 2013 sebagaimana ternyata dari Akta Permohonan Kasasi No. 11/G/2013/PHI.GS, permohonan mana diikuti dengan memori kasasi yang memuat alasan-alasan yang baru diterima PHI Gresik pada tanggal 28 November 2013.

Mahkamah Agung berpendapat dalam putusannya Nomor 90 K/Pdt.Sus-PHI/2014 tanggal 27 Maret 2014, bahwa mengenai perhitungan jangka waktu pengajuan memori kasasi memanglah tidak diatur di dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial, akan tetapi Mahkamah Agung mengacu kepada Pasal 47 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung sebagaimana yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2004 dan Perubahan Kedua dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2009.

Dengan demikian, permohonan kasasi Muhamad Wahyudi secara formal tidaklah dapat diterima Mahkamah Agung, karena memori kasasi diajukan telah melebihi batas waktu 14 (empat belas) hari setelah permohonan kasasi.

(forward buruh-online.com : 14/8/2014)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *