Sabtu, 23 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
194

Memori Telat Waktu, MA Nyatakan Kasasi Tidak Dapat Diterima

 

buruh-online, Tanjung Karang – Majelis Hakim Kasasi pada Mahkamah Agung, H. Mahdi Soroinda Nasution, SH., M.Hum., yang memeriksa dan mengadili perkara antara PT Daya Radar Utama III melawan Syaipul Anwar, dkk (13 orang), menyatakan permohonan kasasi dari PT Daya Tidak Dapat Diterima, demikian dibacakan dalam sidang yang dinyatakan terbuka untuk umum pada tanggal 4 Maret 2014, dengan putusan Nomor 626 K/Pdt.Sus-PHI/2013.

Permohonan kasasi yang diajukan tanggal 7 Oktober 2013, sebagaimana ternyata dari Akta Permohonan Kasasi Nomor 07/Pdt.Sus/2013/PHI.TK, disertai dengan memori kasasi tanggal 22 Oktober 2013 atau telah melampaui tenggang waktu 14 (empat belas) hari, sebagaimana yang ditentukan oleh Pasal 47 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1985 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2004 dan perubahan kedua dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2009.

Perusahaan keberatan atas putusan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Tanjung Karang, Nomor 07/Pdt.Sus/2013/PHI.PNTK tanggal 25 September 2013, yang mengabulkan gugatan Syaipul, dkk atas tuntutan uang pesangon, uang penghargaan masa kerja, dan uang penggantian hak serta upah dari bulan November s/d Desember 2012 dan upah dari bulan Januari s/d April 2013, yang seluruhnya berjumlah sebesar Rp.97 juta.

Mahkamah Agung juga pernah menyatakan tidak menerima permohonan kasasi dari PT Bernadi Utama, yang diajukan melebihi batas waktu 14 hari (empat belas) kerja, sebagaimana maksud dari ketentuan Pasal 110 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004, dalam perkara No. 538 K/Pdt.Sus-PHI/2013, tanggal 5 Desember 2013.

Berikut ketentuan Pasal 110 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004, yang kami kutip sebagai berikut :

Putusan Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri mengenai perselisihan hak dan perselisihan pemutusan hubungan kerja mempunyai kekuatan hukum tetap apabila tidak diajukan permohonan kasasi kepada Mahkamah Agung dalam waktu selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja :
a. bagi pihak yang hadir, terhitung sejak putusan dibacakan dalam sidang majelis hakim;
b. bagi pihak yang tidak hadir, terhitung sejak tanggal menerima pemberitahuan putusan. ***

(forward buruh-online.com : 20/8/2014)

 

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of