Type to search

Menelisik Kelanjutan Nasib Pekerja Ter-PHK, Yang Tak Diterima Gugatannya

Share

Selasa, 12 Agustus 2014, buruh-online.com mengangkat berita utama yang berjudul, “Batalkan Putusan PHI Jakarta, MA Tidak Menerima Gugatan Perbanas”, yaitu mengenai sengketa hubungan industrial antara Institute Keuangan Perbankan dan Informatika Asia (IKPIA) Perbanas, Jakarta dengan Dr. David Situmorang, SE, MM, selaku Dosen Tetap.

Ada beberapa isu yang terdapat dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 41 K/Pdt.Sus-PHI/2014 tanggal 11 Maret 2014 tersebut. Pertama, Mahkamah Agung tidak sependapat dengan Putusan Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 79/PHI.G/2013/PN.JKT.PST. tanggal 10 Oktober 2013, yang mengabulkan gugatan PHK yang diajukan oleh IKPIA Perbanas terhadap Dr. David. Kedua, adanya dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh Dr. David. Ketiga, sengketa yang terjadi adalah bukan sengketa ketenagakerjaan tetapi sengketa tata usaha negara. Dan isu yang keempat, adalah tidak diterimanya gugatan PHK terhadap Dr. David yang diajukan IKPIA Perbanas oleh Mahkamah Agung yang telah berkekuatan hukum tetap.

Kali ini, Penulis tertarik untuk membahas, mengenai bagaimana nasib hubungan kerja Dr. David yang telah tidak dipekerjakan oleh IKPIA Perbanas sejak tanggal 17 Oktober 2012, setelah Mahkamah Agung menyatakan gugatan mem-PHK Dr. David yang diajukan oleh IKPIA Perbanas tidak dapat diterima (Niet onvankelijke verklaard).

Dalam hukum acara perdata, sebuah gugatan dapat dinyatakan tidak dapat diterima, apabila surat kuasa tidak sah, gugatan tidak ditujukan (dialamatkan) kepada lembaga peradilan sesuai dengan kompetensinya, gugatan diajukan sebelum waktunya, surat gugatan tidak ditanda-tangani Penggugat atau kuasanya, tidak menyebutkan identitas para pihak, tidak menguraikan hubungan hukum yang menjadi dasar gugatan, tidak mencatumkan tuntutan, atau telah kadaluarsa (Pasal 118 Herzien Indonesis Reglement, dan Pasal 8 No. 3 Reglement of de Rechtsvordering).

Akibat tidak terpenuhinya salah satu atau beberapa hal umum yang disebutkan diatas (atau yang biasa dijadikan sebagai pokok eksepsi/tangkisan), sebuah gugatan dapat berakibat pada belum diperiksanya pokok sengketa atau belum diputusnya persoalan hukum yang terjadi antara pihak yang menggugat dengan pihak yang digugat.

Gugatan IKPIA Perbanas yang meminta lembaga penyelesaian perselisihan hubungan industrial (Pengadilan Hubungan Industrial dan/atau Mahkamah Agung), mengesahkan pemutusan hubungan kerja terhadap Dr. David, telah berkekuatan hukum tetap atas terbitnya putusan Mahkamah Agung, yang senyatanya belum diperiksa dan diputus sebab-sebab terjadinya perselisihan yang mengakibatkan pada keinginan IKPIA Perbanas mengakhiri hubungan kerja Dr. David.

Dengan belum diperiksa dan diputusnya pokok sengketa antara IKPIA Perbanas dengan Dr. David, maka hubungan kerja keduanya belum dapat dikatakan sudah berakhir. Sehingga, terhadap hubungan kerja yang belum dinyatakan putus oleh sebuah putusan lembaga penyelesaian perselisihan hubungan industrial yang berkekuatan hukum tetap (kecuali atas alasan yang dimaksud Pasal 162 atau Pasal 169 Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan), maka atas tidak dipekerjakannya Dr. David, menimbulkan akibat hukum berupa pembayaran terhadap hak-hak Dr. David yang biasa diterima sebelum adanya sengketa, karena hal tersebut merupakan kesalahan yang seharusnya dapat dihindari oleh IKPIA Perbanas (Pasal 93 ayat 2 huruf f Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan).

Belum diterimanya hak-hak dan belum dipekerjakannya kembali Dr. David sebagai akibat belum terputusnya hubungan kerja, yang harus didasarkan pada sebuah putusan yang telah berkekuatan hukum tetap, maka Dr. David dapat menempuh prosedur yang telah diatur dalam ketentuan Undang-undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial.

Demikian semoga bermanfaat.

Penulis : Muhammad Hafidz (Pengurus Federasi Serikat Pekerja Singaperbangsa)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *