Rabu, 13 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
117

Menuntut Bekerja dan Pesangon, Kandaskan Gugatan Karyawan PT Thamrin

 

buruh-online, Palembang : Gugatan Bambang Irawan, Karyawan PT Thamrin Brothers Indrapura Motor dikandaskan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Palembang. Dalam putusannya Nomor 04/PHI/2013/PN.PLG tanggal 11 Juli 2013, PHI Palembang menyatakan gugatan Bambang tidak dapat diterima.

Awalnya Bambang tidak lagi diijinkan masuk bekerja di PT Thamrin Brothers Indrapura Motor sejak tanggal 3 Juli 2012, dengan alasan telah mendapat kartu merah dari Pimpinan PT Thamrin Brothers, karenaBambang selaku Salesman PT Thamrin Brothers tidak mencapai target penjualan berdasarkan peraturan PT Thamrin Brothers.

Bambang menolak alasan PHK yang dilakukan oleh PT Thamrin Brothers, karena pemutusan hubungan kerja yang dilakukan tidak memenuhi ketentuan Pasal 151 ayat (3), dan Pasal 168, kecuali Pasal 158 ayat (1), Pasal 160 ayat (3), Pasal 162, dan Pasal 169 batal demi hukum dan pengusaha wajib mempekerjakan pekerja/buruh yang bersangkutan serta membayar seluruh upah dan hak yang seharusnya di terima, yang seluruhnya berjumlah Rp. 8,2 juta.

PHI Palembang berpendapat, oleh karena dalam gugatannya, Bambang menuntut PT Thamrin Brothers untuk mempekerjakan kembali dirinya dan menuntut pembayaran pesangon sejumlah Rp. 18,9 juta. Maka, tuntutan dalam gugatan Bambang menjadi tidak jelas karena tidak menyebutkan secara tegas apa yang dituntut.

Bambang tidak puas dengan putusan PHI Palembang, dan mengajukan permohonan kasasi ke Mahkamah Agung pada tanggal 18 Juli 2013, sebagaimana ternyata dari Akta Permohonan Kasasi Nomor 06/Kas/2013/PHI.PLG, permohonan tersebut diikuti dengan memori kasasi pada tanggal 29 Juli 2013.

Mahkamah Agung dalam putusannya Nomor 569 K/Pdt.Sus-PHI/2013 tanggal 24 Desember 2013, sependapat dengan pertimbangan hukum PHI Palembang dan menolak permohonan kasasi, bahwa petitum Bambang saling bertentangan tidak dinyatakan secara tegas antara meminta dipekerjakan kembali atau meminta pesangon karena PHK, oleh karena petitum dalam surat gugatan Bambang tidak dinyatakan secara tegas dan spesifik apa yang diminta, sehingga mengakibatkan gugatan Bambang tidak jelas dan kabur.

(forward buruh-online.com : 7/8/2014)

 

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of