Selasa, 15 Oktober 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
97

Pekerja SPBU Tol Demo Tolak Larangan Jual Premium

ekozone.com, Jakarta – Pemerintah melalui BPH Migas telah menerbitkan peraturan mengenai pelarangan penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis premium pada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berlokasi di jalan tol.

Oleh karena itu, saat ini Pekerja SPBU di sejumlah rest area jalan tol melakukan aksi demo di depan Kementerian ESDM sebagai rasa kecewa dengan kebijakan yang diterbitkan oleh BPH Migas.

“Kami menuntut kebijakan BPH Migas yang melarang SPBU menjual premium di jalan tol, segera dicabut,” kata Sekjen Gerakan Pekerjaan Rest Area Indonesia, Manto, di depan Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (22/9/2014).

Manto menilai, kebijakan pelarangan penjualan premium tersebut tidak adil, lantaran di luar SPBU yang berlokasi di jalan tol masih diperbolehkan menjual premium.

“Ada diskriminasi. kami ditutup, sementara di luar jalan tol masih boleh berjualan,” tambahnya.

Aksi yang dilakukannya kali ini, lantaran setiap SPBU yang menjadi tempat para pekerja ini mengalami 40 persen dan ada yang sebagian SPBU yang menghentikan operasinya.

“Penjualan tidak ter-cover dengan penjualan BBM lainnya, seperti Pertamax,” kata dia.

Tidak hanya itu, dirinya pun mengaku bahwa akan menggelar aksi yang lebih besar kembali jikalau pemerintah tidak serius untuk mencabut kebijakan BPH Migas tersebut.

“Kami akan menggelar aksi besar-besaran. Demo lagi. Kalau perlu, kami nginep di Istana Negara kalau Pak SBY sudah pulang dari luar negeri,” tukas dia.

Adapun, untuk menangani aksi tersebut, pihak Kepolisian menyiapkan anggota kurang lebihnya 150 orang, yang 80 orang berasal dari Brimob, enam personel Polsek Gambir, 65 orang dari Sabhara Polda, dan empat orang personel dari Provost Polda.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of