Type to search

Tidak Dapat Membuktikan Perjanjian Kerja, Pekerja Tidak Dapat Pesangon

Share

 

buruh-online, Surabaya : Mahkamah Agung melalui putusannya Nomor 618 K/Pdt.Sus-PHI/2013 tanggal 22 Januari 2014, menyatakan menolak permohonan kasasi dari Supriono selaku pekerja PT Emitraco Investama Mandiri, yang berkedudukan di Jalan Margomulyo 44 Blok A-1, Surabaya.

Dalam pertimbangannya, Mahkamah Agung berpendapat karena dari fakta-fakta persidangan, ternyata Supriono tidak dapat membuktikan adanya Perjanjian Kerja antara Supriono dengan PT Emitraco, oleh karenanya adalah beralasan untuk menolak gugatan Supriono.

Pertimbangan Mahkamah Agung tak berbeda dengan pendapat hukum Pengadilan Hubungan Industril pada Pengadilan Negeri Surabaya dalam putusannya Nomor 29/G/2013/PHI.Sby., tanggal 14 Agustus 2013, yang telah lebih dahulu menyatakan menolak gugatan Supriono.

PHI Surabaya berpendapat, Supriono tidak dapat membuktikan adanya perjanjian kerja sesuai Pasal 51 ayat (1) Jo. Pasal 63 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003, dan waktu kerja Supriono adalah 24 Jam sehari dan keesok harinnya libur demikian seterusnya yang tidak sesuai dengan Pasal 77 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003, serta upah yang diterima adalah uang insentif sopir yang tidak sesuai dengan ketentuan Pasal 191 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Jo. Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja RI Nomor: SE.07/Men/1990 tentang Pengelompokan Komponen Upah dan Pendapatan Non Upah pada butir Nomor 1 huruf a, b, c.

Sehingga atas pertimbangan tersebut, PHI Surabaya menilai hubungan antara Supriono dengan PT Emitraco adalah orang yang bekerja secara insidentil pada suatu perusahaan dengan tidak berkesinambungan, baik yang disebabkan karena waktu maupun sifat pekerjaan diluar ketentuan Pasal 1 butir Nomor 15 Jo. Pasal 50 Undang-Undang No. 13 Tahun 2003. Oleh karenanya, PHI Surabaya menolak gugatan Supriono yang menuntut PT Emitraco untuk dihukum membayar pesangon sebesar Rp. 102 juta.

(forward buruh-online.com : 8/8/2014)

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *