Sabtu, 20 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
2

Karyawan Pabrik Ban Mogok Kerja Tuntut Kesejahteraan

mediabanten.com, Lebak – Puluhan karyawan CV Semesta Jaya Lestari (SJL) di Kampung Pariuk Masjid, Desa Suka Mekarsari, Kabupaten Lebak melakukan aksi mogok kerja, Kamis (8/10/2014). Dalam aksinya, para karyawan menutut kesejahteraan dari pihak perusahaan, yang selama ini tidak dipenuhi oleh perusahaan.

Aksi mogok kerja karyawan pabrik pengolahan bahan mentah karet ban itu sekitar pukul 80.00 WIB. Dalam aksi itu, hanya melakukan aksi long march dengan duduk-duduk di depan pabrik tempat mereka bekerja, dengan waktu satu jam.

Akibat, aksi mogok itu kegiatan produksi di perusahaan pun terhenti. Sampai siang kemarin, aksi mogok kerja karyawan masih tetap berlangsung dan tidak ada satu pun pihak perwakilan manajemen perusahaan yang berusaha menemui para karyawan. “Perusahaan selama ini hanya menuntut kewajiban saja kepada karyawan. Sementara, hak-hak karyawan tidak dipenuhi,” kata salah seorang perwakilan karyawan, Sukarno.

Sukarno mengatakan, dalam aksi mogok kerja itu karyawan menyampaikan sedikitnya 17 tuntutan. Diantaranya, menutut pembayaran upah dua kali lipat pembayaran kerja disaat libur nasional atau di luar hari kerja pokok. Termasuk menutut, jaminan kesehatan serta asuransi karyawan yang saat ini tidak lagi difungsikan.

“Ironisnya, kalau ada karyawan yang sakit atau kecelakaan saat kerja. Namun, perusahaan malah lepas tangan, padahal perusahaan wajib menangung karyawan yang sakit karena kecelakaan dan akibat penyebab lainya,” katanya.

Ditambahkan, dalam memberhentikan karyawan, pihak perusahaan juga dinilai semena-mena tanpa mengikuti aturan ketenaga kerjaan yang jelas, dengan mengabaikan hak karyawan. Bahkan, karyawan yang mengundurkan diri tidak di bayar. “Makanya kami menutut agar karyawan yang sudah diberhentikan untuk ditarik kembali untuk bekerja. Minimal, karyawan yang sudah dipecat dibayar oleh perusahaan,” katanya.

Senada disampaikan karyawan lainnya, Sunarya. Ia mengaku, sangat kecewa dengan pihak manajemen perusahaan yang dinilai acuh dan tidak aspiratif terhadap tuntutan karyawan. “Aspirasi ini sebenarnya sudah kami sampaikan jauh-jauh hari. Tetapi, tidak ada tanggapan dari perusahaan. Jika, pihak manajemen tidak ada itikad baik menemui karyawan, maka kami akan melakukan aksi mogok kerja kembali,” katanya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Kadisnakersos) Lebak Maman Budiman mengatakan, akan segera menindaklanjuti masalah tersebut. Pihaknya juga akan memfasilitasi untuk mempertemukan kedua belah pihak. “Kami akan segera agendakan agar kedua belah pihak dipertemukan, sehingga akan ada titik temu,” katanya.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of