Kamis, 21 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
217

PHI Bandung Siap Eksekusi PT Sharp

 

Bandung – Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Kelas IA Bandung, terbitkan Penetapan Aanmaning (Teguran) terhadap PT Sharp Semiconductor Indonesia, yang berkedudukan di Jl. Permata Raya Lot F3, Karawang, Kawasan Industri KIIC, Kabupaten Karawang.

Penetapan aanmaning yang merupakan sebagai bagian awal dari proses eksekusi (pelaksanaan) dari tidak dilaksanakannya secara sukarela sebuah sengketa hubungan industrial, dimohonkan oleh Adi Sukmono, dkk selaku pekerja pada PT Sharp Semiconductor Indonesia.

Adi Sukmono, dkk yang juga sebagai anggota Federasi Serikat Pekerja Singaperbangsa (FSPS), menganggap PT Sharp Semiconductor Indonesia telah lalai tidak menjalankan Perjanjian Bersama yang telah didaftarkan di PHI Bandung, terkait pengangkatan status hubungan kerja pekerja kontrak (perjanjian kerja waktu tertentu) menjadi pekerja tetap (perjanjian kerja waktu tidak tertentu).

Dalam Perjanjian Bersama yang telah ditanda-tangani oleh Pemilik PT Sharp tersebut, menyatakan paling lambat tanggal 21 Juni 2014, perusahaan harus sudah menetapkan 53 pekerja kontrak menjadi tetap. Dan juga menetapkan 91 pekerja kontrak menjadi pekerja tetap setelah perjanjian kontrak terakhir berakhir.

Namun hingga bulan Juli 2014, PT Sharp tidak kunjung melaksanakan kewajibannya. Sehingga Adi Sukmono, dkk mengajukan permohonan eksekusi ke PHI Bandung pada tanggal 22 September 2014.

Selain itu, sebelumnya perjanjian kontrak yang diberlakukan PT Sharp juga telah diyatakan bertentangan dengan Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Karawang dengan surat Nomor 566/6431/BPKK jo. Nomor 566/2000/BPKK tanggal 19 Nopember 2013, serta telah pula diputus oleh Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri Kelas IA Bandung Nomor 68/G/2014/PHI.Bdg.

PHI Bandung telah mengirimkan panggilan aanmaning ke PT Sharp, Senin (20/10) kemarin, dengan agenda teguran yang akan dilakukan oleh Ketua Pengadilan Negeri Bandung pada Selasa, 28 Oktober 2014. (Hz)

 

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of