Senin, 23 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
618

PPMI Instruksikan “Serbu” Pabrik Domestos Nomos

Karawang – Ketua Dewan Pengurus Cabang Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (DPC PPMI) Kabupaten Karawang, Wahidin menginstruksikan seluruh anggotanya se-Karawang, untuk datang berbaur bersama buruh PT Technopia Jakarta, yang sedang melakukan perjuangan untuk meminta pengusaha mempekerjakan kembali Pengurus yang di-PHK sepihak.

Wahidin yang akrab disapa Daeng ini, terpaksa memerintahkan seluruh anggotanya untuk bersolidaritas terhadap PHK sepihak, yang dilakukan pengusaha produsen obat nyamuk “Domestos Nomos” itu, karena perundingan mengalami kebuntuan.

“Perusahaan teleh melecehkan hukum, disatu sisi mereka mengatakan menghormati hukum dengan melaporkan anggota kami ke pihak kepolisian, tetapi disisi lain perusahaan melakukan PHK sepihak”, ujar Daeng kepada buruhonline.com, Minggu (19/10) di kantor Solidaritas.Net, kemarin.

Lanjut Daeng, “Jika perusahaan berdalih menghormati hukum, mestinya mereka tetap dipekerjakan atau setidak-tidaknya di-skorsing dengan upah dibayar, karena sebelum adanya putusan pengadilan, anggota saya belum bisa dikatakan telah bersalah”.

PT Technopia Jakarta, seperti yang diberitakan sebelumnya, melakukan PHK sepihak terhadap karyawan yang juga Pengurus PPMI di PT Technopia Jakarta. Ke-13 pengurus serikat pekerja yang di-PHK sepihak, dituduh telah merugikan pengusaha lebih dari Rp.4 Milyar, karena turut serta dalam unjuk rasa yang diselenggarakan ABK (Aliansi Besar Karawang) pada tanggal 27 Juni 2014.

Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh ABK kala itu, mampu menutup arus tol Karawang Timur. ABK kecewa terhadap buntunya proses pengawasan ketenagakerjaan dalam penegakkan kasus sistem kerja kontrak yang dilanggar oleh 13 perusahaan besar di Karawang, diantaranya PT Technopia Jakarta.

“Kami instruksikan seluruh anggota PPMI se-Karawang untuk datang ke Technopia mulai Selasa (21/10) dan seterusnya sampai tuntutan kami dipenuhi”, ujar Daeng.

Menurut catatan buruhonline.com, pekerja yang tergabung di DPC PPMI Karawang berjumlah lebih dari 20.000 orang, dan dengan kehadiran sepertiga anggota PPMI di PT Technopia Jakarta, dapat menganggu bahkan menutup arus lalu lintas di depan perusahaan yang berlokasi di Jl. Terusan Interchange, Anggadita, Klari, Karawang tersebut. (Ys)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of