Selasa, 17 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
634

Berbeda Jumlah Hari Kerja, Diskriminatifkah?

54diskriminasiPertanyaan :

Di tempat bekerja saya menggunakan sistem 3 shift dan 4 regu dengan pergantian shift 2 hari sekali. Ada bagian/departemen dengan 4 supervisor tapi yang 1 non shift sedangkan 3 shift lainnya sore dan malam saja. Jika menurut perhitungan saya, jumlah hari kerja perbulan yang 3 supervisor hanya 20 hari, sedangkan yang non shift 26 hari. Apakah ini pelanggaran UU Ketenagakerjaan, khususnya Pasal 6 terkait diskriminasi?

Hr (Inisial)

 

Jawaban :

Terima Kasih Atas Pertanyaan Anda.

Berpedoman pada ketentuan Pasal 77 ayat (2) Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (UU Ketenagakerjaan), jumlah waktu kerja dalam 1 (satu) minggu adalah 40 (empat puluh) jam. Penyimpangan terhadap ketentuan jumlah waktu kerja tersebut, hanya untuk sektor usaha atau pekerjaan tertentu yang ditetapkan dengan Keputusan Menteri.

Oleh karena, Anda tidak menyebutkan sektor pekerjaan ditempat Anda, maka berikut kami uraikan jenis pekerjaan yang dimaksud yaitu pengeboran minyak lepas pantai, sopir angkutan jarak jauh, penerbangan jarak jauh, pekerjaan di kapal (laut), atau penebangan hutan.

Kecuali dari sektor pekerjaan tersebut diatas, maka tempat kerja Anda wajib memberlakukan jam kerja sebanyak 40 (empat puluh) jam seminggu. Penambahan jam kerja dengan kewajiban membayar upah lembur, hanya dapat dilakukan dengan syarat : (1) adanya persetujuan dari pekerja/buruh yang bersangkutan; (2) penambahan jam kerja hanya boleh dilakukan paling lama 3 (tiga) jam dalam 1 (satu) hari atau 14 (empat belas) jam dalam seminggu, sebagaimana ditegaskan dalam Pasal 78 ayat (1) dan ayat (2) UU Ketenagakerjaan.

Ketidakpatuhan terhadap ketentuan Pasal 78 ayat (1) serta ayat (2) UU Ketenagakerjaan, dapat diancam dengan pidana kurungan paling singkat 1 (satu) bulan dan paling lama 12 (dua belas) bulan, serta denda paling sedikit Rp.15.000.000,- dan paling banyak Rp.150.000.000,-, sebagaimana yang dimaksud ketentuan Pasal 187 dan Pasal 188 UU Ketenagakerjaan.

Menjawab pertanyaan Anda, maka apakah tempat kerja Anda telah berlaku diskriminatif, dapat dijawab dari sama atau tidaknya jumlah jam kerja yang diberlakukan, baik yang 20 hari kerja maupun 26 hari kerja dalam sebulan. Serta dihitung atau tidaknya kelebihan jam kerja yang dimaksud.

Demikian, Semoga Bermanfaat.

 

Dasar Hukum :

Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 39, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4279).

 

 

Seluruh informasi dan data yang disediakan dalam Klinik Bang-eMHa adalah bersifat umum dan disediakan untuk tujuan pendidikan saja. Dengan demikian tidak dianggap sebagai suatu nasehat hukum.

 

buruhonline.com tidak dapat digugat maupun dituntut atas segala pernyataan, kekeliruan, ketidaktepatan atau kekurangan dalam setiap konten yang disampaikan dalam Bang-eMHa.

 

Klinik Bang-eMHa berhak sepenuhnya mengubah judul dan/atau isi pertanyaan tanpa mengubah substansi dari hal hal yang ditanyakan.

 

Artikel jawaban tertentu Klinik Bang-eMHa mungkin sudah tidak sesuai/tidak relevan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku saat ini. Disarankan untuk mengecek kembali dasar hukum yang digunakan dalam artikel jawaban Klinik Bang-eMHa untuk memastikan peraturan perundang-undangan yang digunakan masih berlaku.

 

 

1
Leave a Reply

avatar
1 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
1 Comment authors
Apri Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
Apri
Guest
Apri

Halo Gan. Saya mau tanya tanya ni tentang jam kerja, saya bekerja di sebuah perusahaan di pontianak Kalimantan barat. Jam kerja di perusahaan tempat saya bekerja yaitu 25 hari kerja dalam sebulan. yg mengganjal di pikiran saya yaitu pada saat jumlah hari kerja yg lebih dari 25 hari pada bulan tertentu. Misalnya ada bulan dimana jumlah hari kerja sebanyak 27 hari, nah di oerusahaan tempat saya bekerja tidak pernah menghitung jumlah hari kerja yg lebih tersebut. Artinya walaupun jumlah harinya lebih namun yg dibayar kan tetap 25 hari saja, mohon dong penjelasannya, apakah kami berhak meminta bayaran atas kelebihan j7mlah… Read more »