Rabu, 18 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
391

Berbekal Surat MA, Buruh KBU Ajukan Eksekusi Putusan Kerja Kembali

Bekasi | Bermodalkan surat dari Mahkamah Agung, Nomor 22/Pan.3/X/2014 tanggal 8 Oktober 2014, Andri Kurniawan, dkk pekan depan akan menemui Ketua Pengadilan Negeri Bandung, demikian disampaikan Andri saat berkunjung ke kantor redaksi buruhonline.com, Minggu (23/11) lalu.

Andri merupakan salah satu penggugat dari 10 orang pekerja PT Karya Bahana Unigam, yang memenangkan perkara pemutusan hubungan kerja sepihak oleh perusahaan yang berada di Jl. Karya Logam, Kp. Legon, Desa Jatimulya, Tambun, Kab. Bekasi tersebut.

Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung mengabulkan secara verstek atas gugatan bekerja kembali yang diajukan oleh Febi Heriyanto, Andri Kurniawan dan yang lainnya.

Selain itu, PHI Bandung juga mengabulkan tuntutan uang paksa (dwangsom) sebesar Rp.100 ribu perhari, apabila perusahaan lalai dalam menjalankan putusan. Serta PHI Bandung menghukum perusahaan membayar upah selama tidak dipekerjakan sebesar Rp.120 juta.

Dalam pertimbangan hukum Putusan PHI Bandung No. 06/G/2014/PHI/PN.Bdg tanggal 26 Februari 2014, perusahaan yang memproduksi jok mobil itu tidak mempunyai alas hukum untuk memutuskan hubungan kerja dengan Andri, dkk.

Akan tetapi bukannya mempekerjakan kembali kesepuluh buruhnya, perusahaan malah mengajukan perlawanan atas putusan PHI Bandung. Na’asnya perlawanan perusahaan ditolak, sebagaimana putusan No. : 06/PLW/G/2014/PHI/PN.Bdg tanggal 7 Juli 2014. Sehingga, Andri tetap harus dipekerjakan kembali oleh PT Karya Bahana Unigam.

Meskipun demikian perusahaan tak berniat menjalankan putusan kerja kembali tersebut secara sukarela, padahal Andri, dkk telah mengirimkan somasi (peringatan) pada pertengahan bulan Agustus 2014 lalu.

Tak ingin putusan pengadilan sia-sia, Andri Kurniawan dkk pada awal bulan September 2014 meminta petunjuk Mahkamah Agung terkait pelaksanaan putusan bekerja kembali. Sehingga terbitlah surat yang ditanda-tangani oleh Panitera Muda Perdata Khusus, Rahmi Mulyati, SH, MH. (Hz)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of