Jumat, 20 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
576

Dapatkah di-PHK Dengan Alasan Sakit?

Ilustrasi.

37kartun-lucu-passion-guruPertanyaan :

Saya selaku Pegawai Tetap di salah satu Bank Swasta sejak tahun 2011, sebelum menjadi Pegawai Tetap, saya mengalami kecelakaan pada saat jam kerja, dan akibat dari kecelakaan tersebut saya mengalami dislokasi pada tulang panggul yang memyebabkan saya tidak bisa menjalankan pekerjaan seperti sebelum kecelakaan karena telah terjadi “perapuhan persendian” didaerah sendi panggul.

Apakah perusahaan berhak memberi alasan mangkir (Pasal 168 UUK) terhadap kasus saya, sementara sakit yang saya derita didapat pada saat bekerja. Mohon sekedar masukannya, terima kasih.

DONI, Jakarta

 

Jawaban :

Terima Kasih atas Pertanyaan Anda,

Dalam ketentuan Pasal 168 Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, adalah mengenai mangkir atau tidak hadirnya seorang pekerja/buruh untuk melakukan pekerjaan seperti biasa tanpa disertai keterangan tertulis dan disertai bukti yang sah, serta harus diserahkan paling lambat pada hari pertama seorang pekerja/buruh yang dimaksud masuk bekerja.

Berdasarkan inti pertanyaan Anda, maka apabila Anda tidak hadir dan masuk bekerja untuk melakukan pekerjaan seperti biasa tanpa disertai keterangan tertulis dan bukti yang sah, serta setelah perusahaan melakukan pemanggilan tertulis untuk kembali bekerja sebanyak 2 (dua) kali kepada Anda, maka Anda dapat diputuskan hubungan kerjanya dengan menggunakan dasar ketentuan Pasal 168 UU Ketenagakerjaan.

Akan tetapi, jika ketidakhadiran Anda telah disertai keterangan tertulis dan bukti yang sah, dan menurut Dokter kondisi kesehatan Anda sudah sangat tidak memungkinkan kembali normal dalam kurun waktu 12 (dua belas) bulan untuk melakukan pekerjaan seperti biasa, maka perusahaan Anda dapat memutuskan hubungan kerja dengan Anda didasari ketentuan Pasal 172 UU Ketenagakerjaan.

Demikian, Semoga Bermanfaat.

 

Dasar Hukum :

Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 39, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4279).

 

 

Seluruh informasi dan data yang disediakan dalam Klinik Bang-eMHa adalah bersifat umum dan disediakan untuk tujuan pendidikan saja. Dengan demikian tidak dianggap sebagai suatu nasehat hukum.

buruhonline.com tidak dapat digugat maupun dituntut atas segala pernyataan, kekeliruan, ketidaktepatan atau kekurangan dalam setiap konten yang disampaikan dalam Bang-eMHa.

Klinik Bang-eMHa berhak sepenuhnya mengubah judul dan/atau isi pertanyaan tanpa mengubah substansi dari hal hal yang ditanyakan.

Artikel jawaban tertentu Klinik Bang-eMHa mungkin sudah tidak sesuai/tidak relevan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku saat ini. Disarankan untuk mengecek kembali dasar hukum yang digunakan dalam artikel jawaban Klinik Bang-eMHa untuk memastikan peraturan perundang-undangan yang digunakan masih berlaku.

 

 

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of