Selasa, 12 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
40

Gubernur Tetapkan UMK Karawang Tertinggi se-Jawa Barat

Bandung | Ahmad Heryawan, Gubernur Jawa Barat Jum’at (21/11) malam tetapkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Karawang sebesar Rp.2.957.450 perbulan, melebihi UMK Bekasi sebesar Rp.2.840.000 perbulan.

Meskipun ada upaya dipersulit oleh Hening Widiatmoko selaku Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat, akhirnya empat perwakilan Dewan Pengupahan Kabupaten (Depekab) Karawang, dengan didampingi oleh Agus Humaedi dari FSPS dan Yulianti Agustina dari PPMI, berhasil menyerahkan rekomendasi UMK yang telah ditanda-tangani oleh Wakil Bupati sekaligus Plt. Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana Jum’at (21/11) sore.

Perundingan UMK Karawang didetik-detik akhir, setelah beberapa daerah di Kabupaten/Kota se-Jawa Barat, bukanlah kunci kesukseskan untuk menyakinkan Plt. Bupati. Tetapi, menurut Abda Khair Mufti selaku Juru Bicara Aliansi Besar Karawang (ABK) sekaligus Petinggi FSPS, dirinya bersama beberapa pimpinan serikat pekerja lainnya, berhasil menyakinkan kepala daerah dengan argumentasi yang masuk akal, bukan akal-akalan.

Keterangan Abda diamini oleh Daeng Wahidin selaku Ketua DPC PPMI Karawang, “sebelum berunding soal UMK, kami mempersiapkan dalil yang tepat untuk menyakinkan Ibu Wabup”, ujar Daeng.

Berikut adalah besaran UMK Karawang yang akan mulai berlaku efektif tanggal 1 Januari 2015 :

UMK              : Rp.2.957.450,-

UMK I   (TSK) : Rp.2.970.000,-

UMK II           : Rp.3.249.575,-

UMK III         : Rp.3.398.000,-

UMK IV         : Rp.3.412.590,-  **(Ak)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of