Selasa, 16 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
0

Kepala Bengkel Wakili Perusahaan Tanpa Kuasa, PHI dan MA Cuek

Jakarta | Warsidi yang telah bekerja sejak bulan Maret 1996, sebagai montir pada bagian bengkel, dalam gugatannya keberatan dengan Surat Kesepakatan Bersama (SKB) yang ditanda-tangani oleh Nurohman, yang kala itu bekerja di PT Gunung Slamat sebagai Kepala Bengkel.

Lantaran tidak disertai dengan surat kuasa, SKB dianggap tidak mengikat secara hukum oleh Warsidi sebagaimana dimaksud Pasal 1320 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, karena ditanda-tangani oleh seseorang yang tidak berhak dan berwenang mewakili perusahaan sesuai dengan Undang-undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

Sedangkan PT Gunung Slamat membantah dalil gugatan Warsidi yang didaftarkan di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, yang jika Warsidi sebagai Penggugat ingin membatalkan SKB yang telah ditanda-tanganinya, maka dapat diajukan ke Pengadilan Negeri terlebih dahulu.

Atas gugatan Warsidi, PT Gunung Slamat menganggap surat gugatan yang diregister dengan perkara Nomor 125/PHI.G/2013/PN.Jkt.Pst, prematur dan meminta Majelis Hakim PHI Jakarta Pusat untuk menyatakan gugatan Warsidi tidak dapat diterima.

Warsidi berdalih pada tanggal 22 April 2013 diintimidasi oleh perusahaan yang berada di Jalan Agung Timur 4 Blok 2, Kav. 18-19, Sunter Agung, Jakarta Utara. Dalam surat gugatannya, Warsidi diperlakukan tidak sewajarnya, yaitu diminta untuk menunggu selama lebih dari 4 (empat) jam diruangan berukuran 2 x 2 meter, dan dilengkapi dengan mesin pendingin (AC).

Dengan kondisi tersebut, Warsidi yang baru sembuh dari sakit thypus merasa tidak kuat dan menuruti perintah perusahaan yang menyuruhnya menanda-tangani Surat Kesepakatan Bersama dengan uang pisah sebesar Rp.8,4 juta.

Dalam putusannya, PHI Jakarta Pusat tanggal 17 Oktober 2013, menolak gugatan Warsidi yang menuntut perusahaan membayar kekurangan kompensasi pesangon sebesar Rp.81 juta.

Dan putusan PHI Jakarta Pusat tersebut, diperkuat oleh Putusan Mahkamah Agung Nomor 42 K/Pdt.Sus-PHI/2014 tanggal 11 Maret 2014, yang tidak membenarkan alasan kasasi Warsidi atas SKB yang hanya ditanda-tangani oleh Kepala Bengkel tanpa surat kuasa. (Hz)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of