Type to search

KHL Bogor Cuma Ditetapkan 2,2 Juta Dibawah UMK 2014

Share

Bogor | Setelah Dewan Pengupahan Provinsi DKI Jakarta tetapkan besaran Kebutuhan Hidup Layak (KHL) sebesar Rp.2,538 juta. pada Kamis (6/11) malam. Menyusul Dewan Pengupahan Kabupaten (Depekab) Bogor tetapkan angka KHL sebesar Rp.2,208 juta, Jum’at (7/11). Padahal besaran Upah Minimum Kabupaten Bogor Tahun 2014 sebesar Rp.2,242 juta per bulan.

Dalam Berita Acara yang ditanda-tangani oleh sebagian besar anggota Depekab Bogor, penetapan KHL tersebut diambil berdasarkan surveri pasar yang dilakukan di 4 (empat) pasar yang ada di Kabupaten Bogor, yaitu Pasar Cibinong, Cisarua, Cileungsi dan Leuwiliang.

Sebelumnya, besaran KHL ditetapkan sebesar Rp.2,168 juta. Akan tetapi, angka tersebut dikoreksi dengan menggunakan metode perhitungan salah satu komponen yang berbeda. Sehingga menghasilkan angka yang berbeda, yaitu Rp.2,208 juta atau selisih sebesar Rp.40 ribuan.

Pembahasan penetapan besaran KHL cukup alot dibeberapa daerah, termasuk di Kabupaten Bogor. Sedangkan di Kota Depok, dalam catatan buruhonline, masih belum menyepakati besaran KHL.

Buruh di Depok, meminta biaya pulsa dan bedak menjadi komponen tambahan, selain komponen yang ada di 60 jenis yang telah ditetapkan berdasarkan Permenaker No. 13/2012.

Selain Kota Depok, Kabupaten Bekasi-pun belum menetapkan besaran KHL. Rencananya hari ini, Senin (10/11), ribuan buruh se-Kabupaten Bekasi yang tergabung dalam Aliansi Buruh Bekasi Bergerak (ABB) akan mengepung Kantor Pemerintahan Daerah Kabupaten Bekasi, yang terletak di Cikarang Pusat, Bekasi tersebut. (Ys)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *