Kamis, 19 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
673

MA Restui PHK Karena Tak Penuhi Target Kerja

Semarang | Mahkamah Agung memperkuat Putusan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Semarang, yang mengijinkan pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dilakukan oleh PT Sinar Mas Multifinance melawan Didik Teguh Waskito, karena tak penuhi target  yang telah ditetapkan perusahaan.

Didik tak terima atas PHK pada bulan Desember 2012 yang dilakukan perusahaan berkedudukan di Jl. Sultan Agung Nomor 104-106, Semarang tersebut. Didik yang sudah bekerja lebih dari 8 (delapan) tahun dengan gaji sebesar Rp.2.850.000,- perbulan sebagai marketing, mengajukan gugatan ke PHI Semarang.

Perusahaan berdalih, bahwa PHK yang dilakukannya sudah sesuai dengan Pasal 11 ayat (2) Peraturan Perusahaan yang telah disahkan oleh Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, dan kepada pekerja yang di-PHK karena tidak memenuhi target tidak berhak atas uang pesangon.

Selain itu, perusahaan juga menyatakan bahwa Didik pada saat hubungan kerja dengan PT Sinar Mas Multifinance masih berlangsung, juga telah bekerja di perusahaan lain dengan bagian yang sama yaitu marketing.

Atas gugatan Didik Teguh Waskito, PHI Semarang dalam putusannya Nomor 12/G/2013/PHI.Smg tanggal 8 Oktober 2013, dan putusan Mahkamah Agung Nomor 40 K/Pdt.Sus-PHI/2014 tanggal 28 Mei 2014, menyatakan Didik terbukti melakukan pelanggaran yang termasuk ketentuan Pasal 161 Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Sedikit berbeda dengan PHI Semarang yang hanya menghukum perusahaan membayar upah selama proses hanya 1 (satu) bulan, Mahkamah Agung menghukum perusahaan untuk membayar upah selama proses sebanyak 6 (enam) bulan upah. (Ak)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of