Type to search

Mahkamah Agung Tolak Kasasi Pabrik Ban Mizzle

Share

Jakarta | Buyung Marizal, SH, selaku Ketua Majelis Hakim Kasasi pada Mahkamah Agung, Rabu (19/10) menolak permohonan kasasi yang diajukan oleh PT Banteng Pratama Rubber terhadap Putusan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Kelas IA Bandung.

Perkara kasasi yang diregister dengan perkara Nomor : 588 K/Pdt.Sus-PHI/2014 diputus Mahkamah Agung, setelah PHI Bandung memenangkan gugatan yang diajukan oleh ketiga pekerja PT Banteng, yaitu Muhamad Sofyan, Yuana Trisiswanto dan Azis Efendi dalam perkara Nomor : 100/G/2013/PHI/PN.BDG tanggal 8 Januari 2014.

PHI Bandung menyatakan perjanjian kerja waktu tertentu (pekerja kontrak) yang diberlakukan oleh perusahaan Ban Mizzle tersebut kepada Muhamad Sofyan, dkk batal demi hukum, dan menjadi perjanjian kerja waktu tidak tertentu (pekerja tetap) terhitung sejak awal bekerja.

Selain itu, PHI Bandung juga mewajibkan perusahaan yang berada di Jl. Pahlawan, Citeureup, Kab. Bogor tersebut, untuk mempekerjakan kembali Muhamad Sofyan, dkk ditempat dan bagian kerja semula, serta menghukum perusahaan untuk membayar upah selama tidak dipekerjakan sebesar Rp.37,8 juta.

Joko Yulianto selaku Ketua Serikat Pekerja di PT Banteng Pratama Rubber yang selama ini mewakili ketiga pekerja tersebut diatas menjalani proses hukum, mengatakan jika dirinya masih memikirkan cara untuk melaksanakan putusan kerja kembali yang telah mempunyai kekuatan hukum.

Ketika dihubungi buruhonline.com melalui sambungan telepon, Sabtu (22/11) malam, Joko yang baru mengetahui amar putusan Mahkamah Agung yang menolak permohonan kasasi PT Banteng, secepatnya mengupayakan untuk segera mendapatkan salinan putusannya, agar dapat segera diproses kelanjutannya.

Dihari yang sama, Majelis Hakim Kasasi pada Mahkamah Agung yang diketuai oleh Bernard, SH.,MM,  juga menolak permohonan kasasi yang diajukan oleh PT Banteng Pratama Rubber melawan Ponidi dalam perkara yang teregister Nomor : 588 K/Pdt.Sus-PHI/2014. (Ak)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *