Type to search

Mediasi Pabrik Obat Nyamuk Nomos, Deadlock

Share

Karawang | Pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak terhadap 13 pekerja PT Technopia Jakarta selaku produsen obat nyamuk “Nomos”, alami deadlock saat sidang mediasi di Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Karawang, Senin (3/11) siang tadi.

Melalui Kuasa Hukumnya, Edward menolak mempekerjakan kembali ke-13 pekerja yang diantaranya adalah 10 orang pekerja sekaligus pengurus Persaudaraan Pekerja Anggota Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPA PPMI) PT Technopia Jakarta.

Perusahaan yang berlokasi di Jl. Interchange Tol Karawang Timur tersebut, juga tidak bersedia membayarkan upah bulan September dan Oktober 2014 yang belum dibayarkan, sebelum ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Menurut Pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) PPMI Karawang yang mewakili pihak pekerja pada sidang mediasi, Taopik Zaenal Muttaqin mengatakan, mediasi yang dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Syarat-syarat Kerja, Hj Nina Sa’adah, SH mengalami kebuntuan perundingan, karena perusahaan tetap berkeinginan memutuskan hubungan kerja dengan ke-13 pekerja yang menjadi anggota PPMI, dan mempersilahkan sengketa hubungan industrial untuk dilanjutkan ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI).

“Kami akan tetap menggelar tenda didepan pabrik, hingga anggota kami dipekerjakan kembali”, tegas Topik ketika dihubungi buruhonline.com, Senin (3/11).

Seperti diberitakan sebelumnya, PT Technopia Jakarta, melakukan PHK sepihak terhadap karyawan yang juga Pengurus PPMI di PT Technopia Jakarta. Ke-13 pengurus serikat pekerja yang di-PHK sepihak, dituduh telah merugikan pengusaha lebih dari Rp.4 Milyar, karena turut serta dalam unjuk rasa yang diselenggarakan ABK (Aliansi Besar Karawang) pada tanggal 27 Juni 2014.

Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh ABK kala itu, mampu menutup arus tol Karawang Timur. ABK kecewa terhadap buntunya proses pengawasan ketenagakerjaan dalam penegakkan kasus sistem kerja kontrak yang dilanggar oleh 13 perusahaan besar di Karawang, diantaranya PT Technopia Jakarta. (Hz)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *