Type to search

PHI dan MA, Kembali Tak Patuhi Putusan Mahkamah Konstitusi

Share

Makassar | Meskipun Mahkamah Konstitusi dalam Putusannya Nomor 100/PUU-X/2012 tanggal 26 Maret 2013, segala tuntutan pembayaran yang timbul dari akibat adanya hubungan kerja tidak lagi dapat dibatasi dalam kurun waktu 2 (dua) tahun kebelakang. Tapi, Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) dan Mahkamah Agung, enggan menerapkannya dalam setiap vonis yang diberikan.

Mahkamah Konstitusi telah menyatakan tidak mengikat secara hukum ketentuan Pasal 96 Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, yang mengatur tentang kadaluarsa sebuah tuntutan akibat adanya hubungan kerja setelah melewati masa waktu 2 (dua) tahun.

Menurut Mahkamah Konstitusi, apa yang telah diberikan oleh buruh sebagai prestatie harus diimbangi dengan upah dan segala pembayaran yang timbul dari hubungan kerja sebagai tegen prestatie. Upah dan segala pembayaran yang timbul dari hubungan kerja adalah merupakan hak milik pribadi dan tidak boleh diambil alih secara sewenang-wenang oleh siapapun, baik oleh perseorangan maupun melalui ketentuan peraturan perundang-undangan.

Keengganan PHI dan Mahkamah Agung dalam menerapkan Putusan Mahkamah Konstitusi tersebut diatas, setidaknya tercermin dalam Putusan PHI Makassar Nomor 20/PHI.G/ 2012/PN.Mks., tanggal 19 Maret 2013, dan diperkuat oleh Putusan Mahkamah Agung Nomor 339 K/Pdt.Sus-PHI/2013 tanggal 26 November 2013.

PHI Makassar dan Mahkamah Agung memutus perkara perselisihan hubungan industrial, antara Abdul Samad dengan UD Indo Pratama Sejati, yang beralamat di Jalan Prof. Ir. Sutami (Tol Lama) No. 8, Makassar, atas gugatan Abdul Samad yang menuntut UD Indo Pratama Sejati atas penggantian pembayaran premi Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) sejak dirinya bekerja sebagai Sopir pada tahun 2001, yang jumlah seluruhnya sebesar Rp.3,7 juta.

Akan tetapi, PHI Makassar dan Mahkamah Agung hanya mengabulkan permohonan Abdul Samad, sebesar Rp.1 juta, dengan perhitungan penggantian pembayaran premi Jamsostek hanya dihitung 2 (dua) tahun kebelakang. (Ys)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *