Selasa, 17 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
280

Setelah Setahun Di-PHK Baru Menggugat, Gugatan Kadaluarsa

Kupang | Gugatan Ichwan Ruslan A.Md terhadap Universitas Muhammadiyah Kupang, ditolak oleh Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Kupang, karena gugatan termasuk kualifikasi kadaluarsa.

Ichwan menggugat Universitas yang terletak di Jl. KH Ahmad Dahlan, Kelapa Lima, Kota Kupang, karena dirinya diberhentikan sejak tanggal 1 Desember 2011.

Menurut Ichwan, dirinya telah diangkat sebagai Pegawai Tetap di Universitas Muhammadiyah Kupang sejak tanggal 1 April 2011, dengan upah sebulan sebesar Rp.1.010.000,-.

Akan tetapi, Universitas Muhammadiyah Kupang yang diwakili oleh Rektor Prof. Dr. H. Sandi Maryanto, M.Pd. keberatan dengan surat gugatan yang diajukan oleh Ichwan. Menurut Maryanto, gugatan Ichwan sudah kadaluarsa, karena telah diberhentikan sebagai calon pegawai tetap sejak tanggal 1 Desember 2011, sedangkan surat gugatan diajukan tanggal 11 Juli 2013.

Terhadap gugatan Ichwan yang menuntut pembayaran uang pesangon sesuai Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, PHI Kupang dalam putusannya Nomor 24/G/2013/PHI/PN.KPG., tanggal 10 Desember 2013, menolak gugatan Ichwan Ruslan untuk seluruhnya, karena surat gugatan Ichwan diajukan setelah melebihi tenggang waktu 1 (satu) tahun atau kadaluarsa.

Putusan PHI Kupang juga diperkuat oleh Putusan Kasasi Mahkamah Agung Nomor 61 K/Pdt.Sus-PHI/2014 tanggal 11 Maret 2014, yang menolak permohonan kasasi Ichwan Ruslan.

Menurut Mahkamah, gugatan Ichwan Ruslan dinyatakan kadaluarsa. Karena PHK yang dilakukan oleh Universitas Muhammadiyah Kupang  pada tanggal 1 Desember 2011 dan dihubungkan  surat gugatan diajukan pada tanggal 11 Juli 2013, telah melebihi masa tenggang waktu untuk mengajukan gugatan yaitu selama 1 (satu) tahun, dengan demikian telah memenuhi ketentuan yang diatur dalam Pasal 82 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 jo. Pasal 171 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003. (Hz)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of