Sabtu, 14 Desember 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
386

Anggota DPR Buka Pelatihan Buruh Dengan Sajian Ubi Goreng

Jakarta | Ubi goreng yang menghiasi meja pelatihan para buruh, bukannya karena ingin mengikuti instruksi Menteri Negara BUMN, Rini M Soemarno (24/11) lalu, yang mengharuskan para pejabat dan perusahaan milik Negara untuk tidak lagi melakukan makan dan rapat dihotel, tetapi karena hanya itu yang dimiliki buruh.

Jejeran ubi goreng menjadi sajian utama pelatihan yang bertema “Pelatihan Jurnalistik : Memperjuangkan Hak-Hak Pekerja Melalui Media”, yang diselenggarakan oleh Forum Solidaritas Pekerja Indonesia Luar Negeri (FSPILN) bersama buruhonline.com, dengan menghadirkan para narasumber dari beberapa media, yaitu wartawan Kompas, CNN Indonesia, dan Kontan.

Pelatihan dimulai dan dibuka tepat pukul 14.30 Wib oleh Amelia Anggraini, Anggota Komisi IX, DPR RI, digelar Minggu (21/12) di Markas FSPILN, Jalan Tebet Barat Dalam VII C No. 11, Jakarta Selatan.

Amelia mengharapkan, para buruh harus mulai memahami pentingnya praktek jurnalistik sebagai bagian dari advokasi terhadap kasus-kasus buruh yang terjadi. “Harapan saya, buruh harus cerdas untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), yang salah satunya adalah pembelaan melalui praktek jurnalistik”, papar Amelia diakhir sambutannya.

Harapan yang sama juga disampaikan oleh Lusi, wartawan senior Kompas sejak 15 tahun yang lalu. Menurutnya, pembelaan kasus yang dialami buruh dapat dilakukan melalui facebook, twitter, bahkan whatss app atau media sosial lainnya.

Utami dari CNN Indonesia, memberikan catatan dasar bagi para buruh untuk menjadi calon jurnalis, dengan rumus 5W + 1H dalam tulisan yang akan dijadikan berita bagi para buruh, yaitu what (apa), who (siapa), when (ketika), why (kenapa), where (dimana), dan how (bagaimana). (Hz)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of