Type to search

Dianggap Mengundurkan Diri, Meski Surat Panggilan Tak Diterima Pekerja

Share

Medan | Eben Ezer Panggabean yang bekerja pada bagian Pasca Antaran sejak tanggal 1 September 1989, diputuskan hubungan kerja oleh PT Pos Indonesia-Medan terhitung sejak bulan April 2012, karena dianggap mengundurkan diri.

Atas alasan menjalankan cuti besar selama 6 (enam) bulan, terhitung sejak tanggal 5 September hingga 5 Desember 2011, dan dilanjutkan sejak tanggal 5 Desember 2011 sampai dengan tanggal 5 Maret 2012, Eben menolak dianggap mengundurkan diri. Karena dirinya sudah mengajukan permohonan cuti besar kepada Kepala Kantor PT Pos Indonesia-Medan.

Namun, PT Pos Indonesia-Medan beranggapan, bahwa Eben Ezer Panggabean telah dianggap mengundurkan diri, setelah tidak hadir dalam panggilan kerja yang disampaikan secara tertulis pada tanggal 7 Oktober 2011 dan 29 Oktober 2011.

Keberatan atas pengakhiran hubungan kerja oleh PT Pos Indonesia-Medan yang berlokasi di Jl. Pos No. 1, Medan, Eben mengajukan gugatan pemutusan hubungan kerja ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Medan, dengan tuntutan materiil sebesar Rp.198,5 juta dan tuntutan imateriil sebesar Rp.500 juta.

Akan tetapi, PHI Medan dalam putusannya Nomor 80/G/2013/PHI.Mdn tanggal 21 November 2013, menolak gugatan Eben Ezer Panggabean. PT Pos Indonesia-Medan hanya dihukum untuk membayar uang penggantian hak sebesar Rp.19,1 juta, karena Eben terbukti telah mengundurkan diri terhitung sejak bulan April 2012.

Putusan PHI Medan tentu saja ditolak oleh Eben Ezer Panggabean, melalui kuasa hukumnya dari Kantor Hukum Musa Panggabean, SH dan kawan-kawan, Eben mengajukan permohonan kasasi ke Mahkamah Agung pada tanggal 25 November 2013, sebagaimana ternyata dari Akta Permohonan Kasasi Nomor 50/Kas/2013/PHI.Mdn Jo. Nomor 80/G/2013/PHI.Mdn. yang disertai dengan memori kasasi tanggal 6 Desember 2013.

Eben dalam alasan kasasinya, menyatakan dirinya tidak pernah menerima surat panggilan kerja tanggal 7 dan 29 Oktober 2012, serta tidak pernah dapat dibuktikan oleh perusahaan pada acara pembuktian tanggal 17 Oktober 2013, yang menjadi bahan pertimbangan PHI Medan dalam menjatuhkan putusan yang menolak tuntutannya.

Namun, Mahkamah Agung tidak sependapat dengan alasan memori kasasi Eben. Dalam putusannya Nomor 205 K/Pdt.Sus-PHI/2014 tanggal 20 Juni 2014, Mahkamah Agung menolak permohonan kasasi Eben Ezer Panggabean, karena terbukti telah ada panggilan kerja sebanyak 2 kali, sehingga dikualifikasikan mengundurkan diri sesuai Pasal 168 Undang-undang  Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. (Hz)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *