Jumat, 13 Desember 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
73

Di-PHK Tanpa Dosa, Buruh Lumpuhkan Produksi PT Kopolco

Karawang | Sebanyak 700-an karyawan PT Kopolco Indonesia melakukan aksi unjuk rasa sejak Kamis (11/12) pagi tadi. Dalam aksi yang digelar didepan gerbang pabrik pembuat jumbo bag tersebut, para pengunjuk rasa mengajukan tuntutan perubahan status sistem kerja kontrak menjadi pekerja tetap.

Menurut Cecep selaku Ketua Persaudaraan Pekerja Anggota Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPA-PPMI) PT Kopolco Indonesia, aksi yang melibatkan seluruh pekerja dan melumpuhkan aktifitas produksi perusahaan ini, mendesak perusahaan untuk mempekerjakan kembali ke-13 anggotanya yang di-PHK tanpa dosa, dan jalankan Perjanjian Bersama tanggal 26 Desember 2012 terkait pengangkatan status pekerja kontrak menjadi tetap.

Kepada buruhonline.com melalui sambungan telepon, Cecep memaparkan awal mula dilakukannya mogok kerja. Perusahaan dengan PPA PPMI sudah membuat perjanjian, bahwa sebelum ada pengangkatan karyawan, maka perusahaan tidak boleh melakukan pengakhiran hubungan kerja dengan alasan habis kontrak.

“Pekerjakan kembali ke-13 anggota saya yang dipecat tanpa dosa”, ujar Cecep.

Hingga sore hari, pihak perusahaan belum berniat memenuhi permintaan pengunjuk rasa. Musyawarah yang dilakukan tadi siang dengan Pengacara Perusahaan dari Kantor Hukum Tombe & Partners, belum juga mencapai kata sepakat, dan Cecep memastikan dirinya bersama teman-temannya yang lain akan menginap didepan pabrik hingga tuntutan dipenuhi. (Hz)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of