Senin, 22 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
2

Lagi, Karyawati PHK Pengusaha Setelah 3 Bulan Tak Digaji

Medan | Tidak digaji selama 3 (tiga) bulan sejak Januari 2013 hingga Maret 2013, membuat Sri Widianti yang bekerja sebagai Administrasi Penjualan, memutuskan hubungan kerja dengan CKE Tehnik yang berada di Jalan Gatot Subroto, Nomor 142 AA, Medan.

Sri Widianti bekerja sejak Januari 1999, dirinya tidak lagi mendapatkan upah seperti biasanya sebesar Rp.2,1 juta setiap bulannya. Mengingat hak atas upahnya tak kunjung diberikan, Sri Widianti mengajukan permohonan pemutusan hubungan kerja ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Medan.

Tak berbeda dengan yang dialami oleh Sukro Raharjo yang memecat Pengusahanya sendiri yaitu PT Daehan Global, karena selama 3 (tiga) bulan tak diberikan upahnya. Dan alhasil dikabulkan oleh PHI Bandung dengan Putusan Nomor 120/G/2011/PHI/PN.Bdg.

Dengan alas hukum ketentuan Pasal 169 ayat (1) huruf c Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, Sri Widianti memutuskan hubungan kerjanya dengan CKE Tehnik terhitung sejak bulan Maret 2013.

“Pekerja/buruh dapat mengajukan permohonan pemutusan hubungan kerja kepada lembaga penyelesaian perselisihan hubungan industrial dalam hal pengusaha melakukan perbuatan tidak membayar upah tepat pada waktu yang telah ditentukan selama 3 (tiga) bulan berturut-turut atau lebih”

Lebih lanjut, PHI Medan dalam putusannya Nomor 69/G/2013/ PHI.Mdn tanggal 07 Januari 2014, mengabulkan pemutusan hubungan kerja yang diajukan oleh Sri Widianti, dan menghukum CKE Teknik untuk membayar uang pesangon sebesar 2 (dua) kali ketentuan undang-undang yang seluruhnya berjumlah sebesar Rp.59,7 juta.

Tak terima dengan putusan PHI Medan, CKE Teknik berdalih telah berganti kepemilikan, sehingga mengajukan permohonan kasasi ke Mahkamah Agung pada tanggal 20 Januari 2014 sebagaimana ternyata dari Akta Permohonan Kasasi Nomor 04/Kas/2014/PHI.Mdn jo Nomor 69/G/2013/PHI.Mdn.

Namun, Mahkamah Agung menolak permohonan kasasi CKE Teknik. Dalam putusannya Nomor 342 K/Pdt.Sus-PHI/2014 tanggal 14 Agustus 2014, Mahkamah Agung berpendapat, dengan tidak dibayarnya upah pekerja selama 3 (tiga) bulan, maka beralasan menurut hukum tindakan Sri Widianti yang mengajukan permohonan pemutusan hubungan kerja terhadap CKE Teknik, sesuai ketentuan Pasal 169 ayat (1) huruf c UU Ketenagakerjaan. (Hz)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of