Jumat, 15 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
309

Tak Terima Pabriknya Didatangi Pendemo, Nomos Lapor Polisi

Karawang | PT Technopia Jakarta, sebagai perusahaan pembuat obat nyamuk bermerk “Nomos” mengaku mengalamai kerugian sebesar Rp.470 juta, akibat didatangi oleh ribuan peserta aksi unjukrasa yang tergabung dalam Aliansi Bersama Karawang (ABK), Rabu (24/12) kemarin.

Atas kerugian tersebut, pabrik Nomos yang berada di Jl. Interchange Tol Karawang Timur, Klari tersebut, membuat Laporan Polisi di Polres Karawang dengan Nomor Laporan : LP.1068/XII/2014/Jabar/Res.Krw tanggal 24 Desember 2014.

Menanggapi Laporan Polisi tersebut, salahsatu peserta unjukrasa, Asep Irawan Syafe’i dari pegiat kemasyarakatan mengatakan, “Technopia mempunyai kedudukan yang sama dimata hukum, tetapi Technopia tidak boleh kebal hukum, karena dia sering melakukan pelanggaran hukum terhadap tenaga kerjanya”.

Seperti yang diwartakan buruhonline sebelumnya, ribuan buruh, petani, aktifis masyarakat dan lingkungan, wartawan, seniman, santri dan mahasiswa melakukan konvoi unjuk rasa yang salahsatunya mendatangi PT Technopia Jakarta, yang kini masih melakukan unjukrasa didepan gerbang pabrik, dan berakhir didepan Kantor Pemerintahan Kabupaten Karawang.

Pengunjukrasa mendesak Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana, untuk memberikan sanksi pidana kepada pengusaha di Karawang yang enggan mengutamakan tenaga kerja lokal bekerja di perusahaannya, berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Karawang No. 1 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan, khususnya Pasal 25 ayat (1) dan ayat (2) serta Pasal 68 ayat (1). (Ys)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of