Kamis, 14 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
349

Takut Dieksekusi Uang Paksa, Perusahaan Laksanakan Putusan Kerja Kembali

Jakarta | Akhirnya, PT Karya Bahana Unigam bersedia mempekerjakan kembali Febi Heriyanto, dkk terhitung sejak tanggal 5 Januari 2015 mendatang, dan membayar upah selama tidak dipekerjakan yang seluruhnya berjumlah sebesar Rp.120 juta.

Kesediaan perusahaan pabrik jok mobil yang berada di Jl. Karya Logam, Kp. Legon, Jatimulya, Tambun Selatan, Bekasi tersebut, dituangkan dalam Perjanjian Bersama yang ditandatangani di Jakarta, Selasa (23/12) kemarin oleh Irawan Soetanto selaku Kuasa Hukum perusahaan, dan Muhammad Hafidz selaku Kuasa Hukum pekerja.

“Perusahaan bersedia menjalankan putusan Pengadilan untuk mempekerjakan kembali Febi dan kawan-kawan dengan status karyawan tetap mulai tanggal 5 Januari nanti”, ungkap Irawan kepada buruhonline.com.

Sebelumnya, perusahaan beralasan, bahwa Febi dkk telah melakukan mogok kerja tidak sah sejak tanggal 7 Desember 2012, sehingga dianggap telah mengundurkan diri sejak tanggal 21 Desember 2012. Alasan pemutusan hubungan kerja tersebut, dibenarkan oleh Pegawai Mediator Hubungan Industrial pada Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, yang dituangkan dalam Anjuran Tertulis Nomor 567/2586/Hi-Syaker/X/2013 tanggal 9 Oktober 2013.

Lilis Suryani selaku Pegawai Mediator sependapat dengan alasan PHK perusahaan, sehingga Febi, dkk yang kala itu diperjanjikan dengan perjanjian kerja waktu tertentu (kontrak) dengan masa kerja baru 6 (enam) bulan, hanya diberikan upah sisa kontrak yang besarnya rata-rata hanya 1-2 minggu upah.

Febi, dkk menolak Anjuran Pegawai Mediator, dan menggugat PT Karya Bahana Unigam ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung. Setelah melalui tahapan persidangan yang mulai digelar tanggal 29 Januari 2014, PHI Bandung mengabulkan gugatan kerja kembali yang menjadi tuntutan Febi, dkk, dan menetapkan statusnya menjadi pekerja tetap, serta menghukum perusahaan untuk membayar upah proses serta uang paksa (dwangsom) jika perusahaan tak laksanakan putusan kerja kembali. (Ys)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of