Rabu, 18 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
14

FSPILN Desak Kemenlu Tunjuk Lawyer di Trinidad, Tobago dan Abidjan

Jakarta | Forum Solidaritas Pekerja Indonesia Luar Negeri (FSPILN) mendatangi kantor Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Bantuan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kementrian Luar Negeri (Kemenlu), Rabu (14/01) kemarin.

Kedatangan mereka, guna mendesak Kemenlu untuk segera menunjuk Lawyer di Trinidad, Tobago dan Abidjan, terkait penyelesaian perkara 203 TKI anak buah kapal (ABK) korban Perdagangan Orang yang sudah dipekerjakan dua sampai tiga tahun, serta sempat ditelantarkan di perairan Trinidad, Tobago dan Abidjan selama empat bulan, tanpa bahan makanan yang mencukupi.

Hal tersebut, mengakibatkan para ABK kelaparan, dan hingga saat ini belum mendapatkan hak-haknya, diantaranya gaji maupun hak asuransi. Menurut Kiki, Kasubdit-1 PWNI dan BHI bagian kawasan Amerika, mengatakan, “Dalam waktu dekat ini, KBRI Caracas akan datang berkunjung ke Trinidad and Tobago, dan menemui Menteri Luar Negeri Trinidad guna membahas permasalahan kapal milik perusahaan Kwo Jeng Trading,.Co. Ltd yang disita disana”.

Juru Bicara FSPILN, Imam Syafii mengatakan, “Selain kapal di Trinidad and Tobago, ada juga kapal milik PT. Kwo Jeng yang di sita di Senegal, Nama kapalnya Young Duck No. 03. Kapal tersebut adalah kapal terbesar milik PT. Kwo Jeng, dan kondisi terakhir kapal tersebut masih bagus dan baru saja selesai diperbaiki. Saya yakin jika kapal tersebut terjual, itu sudah cukup untuk membayar 203 TKI ABK yang tidak di gaji. Sayangnya, kami sebagai korban tidak pernah mendapat informasi sedikitpun tentang kapal tersebut apa sudah laku terjual atau belum”, papar Imam.

Menanggapi hal itu, Kiki mengatakan akan berkordinasi dan menyampaikan keluhan ABK ke Kasubdit 3 bagian kawasan Afrika. Karena Dakar/Senegal masuk dalam Benua Afrika jadi bukan menjadi bagian dari tugasnya. “Saya Subdit-1 bagian Benua Amerika, kalau Trinidad and Tobago itu memang tugas saya”, tegasnya. (Is)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of