Selasa, 12 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
37

PPMI Minta Jokowi Terbitkan Inpres Pengangkatan Status Pekerja BUMN

Bogor | Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia Sektor Pelayanan Tekhnik Perusahaan Listrik Negara (PPMI Yantek PLN), bersama dengan perusahaan milik negara lainnya, mengadakan Konsolidasi Nasional yang diselenggarakan Gerakan Bersama Pekerja/Buruh Badan Usaha Milik Negara (Geber BUMN), yang diadakan di Villa PPMI Baladegana, Gunung Geulis, Bogor, Sabtu (31/1) siang tadi.

Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Presiden PPMI, Ahmad Fuad Anwar yang menegaskan kesiapan lanjutan perjuangan 800-an anggota PPMI Yantek yang kini masih berstatus pekerja outsourcing.

Menurut Fuad, persoalan perbedaan multitafsir hukum terkait tuntutannya atas status pekerja tetap bagi pekerja BUMN, sudah tuntas. Karena seluruh lembaga telah menyatakan pendapatnya masing-masing untuk meminta para pihak terkait, segera menetapkan status pekerja outsourcing BUMN menjadi pekerja tetap. “Penetapan pengangkatan status pekerja outosurcing BUMN menjadi pekerja tetap, telah ada Nota Penetapan dari Menteri Tenaga Kerja”, tutur Fuad kepada buruhonline.com.

“Menteri Negara BUMN dan bila perlu Presiden harus ambil alih penanganan kasus tenaga kerja outsourcing di BUMN”, lanjut Fuad ketika ditanya siapa-siapa pihak terkait yang harus menetapkan status pekerja outsourcing BUMN.

Menurutnya, Presiden dapat segera keluarkan Instruksi Presiden yang disampaikan kepada seluruh Direktur BUMN, untuk menetapkan status pekerja outsourcing menjadi pekerja tetap BUMN itu sendiri. (Hz)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of