Kamis, 18 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
281

Tak Lagi Bekerja, Pengurus Tingkat Perusahaan Tak Berhak Beracara

Tangerang | Karena sudah tidak lagi bekerja di PT Mustikarama Citraperdana, Nurohman selaku Pengurus Unit Kerja Serikat Pekerja, dinyatakan tidak lagi mempunyai kedudukan hukum (legal standing) untuk mewakili Muhamad Sarwidi sebagai Pemohon Kasasi di Mahkamah Agung.

Mahkamah Agung juga menilai, bahwa putusan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Serang Nomor 51/PHI.G/2013/PN.Srg tanggal 22 April 2014, yang menolak gugatan Muhamad Sarwidi untuk dipekerjakan kembali telah tepat, karena pemutusan hubungan kerja dengan alasan berakhirnya perjanjian kerja kontrak tidak memerlukan penetapan dari PHI.

Demikian pertimbangan hukum Putusan Majelis Hakim Kasasi Nomor 475 K/Pdt.Sus-PHI/2014 tanggal 2 Oktober 2014. Mahkamah Agung menilai, Nurohman sudah tidak berhak menjadi kuasa hukum Muhamad Sarwidi, karena sudah kehilangan legal standing-nya setelah tidak bekerja lagi di PT Mustikarama, sebagaimana yang ditegaskan dalam ketentuan Pasal 87 Undang-undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial.

Dengan ditolaknya permohonan kasasi yang diajukan Nurohman mewakili Muhamad Sarwidi oleh Mahkamah Agung tersebut, maka kelanjutan hubungan kerja atas pemutusan hubungan kerja yang dilakukan oleh PT Mustikarama, dengan alasan telah berakhirnya perjanjian kerja waktu tidak tertentu, menjadi tidak dapat dibatalkan.

Padahal, Muhamad Sarwidi telah bekerja sejak tanggal 2 Mei 2011 hingga 16 April 2013, dengan perjanjian kerja harian lepas selama hampir 2 (dua) tahun, dan telah diakui oleh perusahaan sebagaimana tersebut dalam anjuran Pegawai Mediator.

Hal demikian, tidak sesuai dengan ketentuan Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 100/Men/IV/2004, yang mengatur tentang penegasan terhadap penerapan perjanjian kerja harian lepas tidak boleh lebih dari 3 (tiga) bulan, dan setiap bulannya hanya boleh bekerja paling banyak selama 21 (dua puluh satu) hari.

Atas dasar itu, seharusnya perjanjian kerja harian lepas yang diberlakukan kepada Muhamad Sarwidi oleh perusahaan, yang berlokasi di Kp. Duku, Rt.02, Rw.03, Legok, Kabupaten Tangerang tersebut, batal demi hukum dan menjadi perjanjian kerja waktu tidak tertentu (pekerja tetap). **/Jm

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of