Selasa, 17 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
307

Baru Jalani Kontrak Dua Bulan di-PHK, PHI Hukum Bayar Sisa Kontrak

Riau | Meski mengajukan Peninjauan Kembali (PK), akhirnya Mahkamah Agung tetap menghukum PT Hutahaean Group membayar sisa kontrak sebanyak 10 (sepuluh) bulan secara tunai kepada Dana Magenda.

Dalam putusan Nomor 66 PK/Pdt.Sus-PHI/2014 tanggal 30 September 2014, Mahkamah Agung menolak permohonan PK perusahaan yang beralamat di Jalan Cempaka No. 61, Pekanbaru, Riau tersebut.

Mahkamah Agung menilai permohonan PK perusahaan, merupakan pengulangan hal-hal yang telah dipertimbangkan oleh Hakim Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) dan Hakim Kasasi dengan tepat.

Selain itu, menurut Majelis Hakim PK yang diketuai oleh Dr H Mohammad Saleh, SH., MH., alasan peninjauan kembali perusahaan bukan tergolong alasan peninjauan kembali sebagaimana disebutkan dalam Pasal 67 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung sebagaimana yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2004 dan perubahan kedua dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2009.

Sehingga, Mahkamah Agung dalam tingkat PK memperkuat Putusan PHI Pekanbaru Nomor 23/G/2012/PHI.Pbr tanggal 7 Desember 2012, serta Putusan Kasasi Nomor 201 K/Pdt.Sus-PHI/2013 tanggal 25 Juni 2013.

Sebelumnya Dana Magenda keberatan atas pemutusan hubungan kerja yang dilakukan oleh PT Hutahaean Group terhadap dirinya terhitung sejak tanggal 1 Oktober 2011. Padahal menurut Dana, dirinya pada tanggal 24 Juni 2011 bersama perusahaan telah menanda-tangani kontrak kerja selama 12 (dua belas) bulan, dengan upah sebesar Rp.18 juta perbulan sebagai Project Manager.

Atas dasar itulah, Dana menggugat perusahaan PT Hutahaean Group untuk membayar upah sisa kontraknya selama 10 bulan atau sebesar Rp.180 juta, terhitung sejak bulan Oktober 2011 sampai dengan Mei 2012. (Tk)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of