Type to search

Hapus KTKLN, Anak Buah Kapal Tagih Janji Jokowi

Share

Jakarta | Janji Presiden Jokowi akan menghapuskan Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri (KTKLN) sebagaimana yang pernah disampaikan lewat telekonferensi dengan tenaga kerja Indonesia (TKI) di beberapa Negara, Minggu (30/11/2014), ditagih Serikat Pekerja Indonesia Luar Negeri (SPILN).

“Kami ragukan keseriusan Pak Jokowi akan hapuskan KTKLN. Padahal, janji beliau disaksikan jutaan TKI dan para Menteri Kabinet Kerja. Jangan kasih harapan palsu ke TKI!,” tegas juru bicara SPILN, Imam Syafii di Jakarta, Kamis (12/02).

KTKLN banyak dikeluhkan para anak buah kapal (ABK) karena sangat memberatkan. Kartu ‘sakti’ yang diharapkan memberikan perlindungan TKI, kenyataannya tidak berfungsi sebagaimana konsepnya. Padahal, niat baik Pak Jokowi menghapus KTKLN sangat diharapkan para TKI di luar negeri.

“Janji Jokowi yang akan lakukan revolusi mental TKI selama sebulan dipertaruhkan di Mahkamah Konstitusi (MK),” tegasnya.

SPILN mengapresiasi komitmen DPR RI yang memasukkan Perubahan UU No 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan TKI di Luar Negeri masuk RUU Prolegnas Prioritas 2015.

“Kami apresiasi komitmen DPR untuk melindungi TKI melalui Perubahan UU 39/2004 masuk Prolegnas 2015. Kami siap mengawalnya,” ujarnya.

Seperti diketahui, SPILN mengajukan uji materi (judicial review) UU 39/2004, Pasal 26 ayat (2) huruf f dan Penjelasannya, serta Pasal 28 dan Penjelasannya dengan Pemohon Imam Syafii, didampingi kuasanya Iskandar Zulkarnaen. Pada 25 Februari 2015 mendatang, MK akan menggelar sidang lanjutan dengan agenda mendengarkan keterangan Presiden dan DPR. (Jm)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *