Type to search

Mempertanyakan Tempat Sampah, Seorang Housekeeping di-Pecat

Share

Kediri | Winarto, yang bekerja terakhir sebagai Housekeeping Staff sejak 1 Agustus 1990, dipecat oleh PT Hotel Penataran Kediri terhitung sejak tanggal 22 Maret 2013. Alasan pemecatan Winarto adalah karena telah menimbulkan ketidaknyamanan bagi pekerja lain dan perusahaan.

Winarto tak dapat menerima pemecatan yang dilakukan perusahaan yang berada di Jl. Dhoho No. 190, Kota Kediri tersebut. Apalagi dianggap telah menimbulkan ketidaknyamanan. Winarto menduga, pemecatan terhadap dirinya itu terkait kejadian tanggal 5 Maret 2013. Saat itu dirinya bertanya kepada pebimbing pelatihan dalam acara tanya jawab, tentang penggantian dan pengadaan tempat sampah.

Dua hari setelah kejadian tersebut, Winarto langsung dijatuhi skorsing selama 2 (dua) minggu, berdasarkan Surat Nomor 01/HP-ASTA/HRD-SPS/III/2013 tentang Surat Pembebasan Sementara/Skorsing. Kemudian Winarto mengajukan gugatan pemutusan hubungan kerja ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Surabaya, dan menuntut agar perusahaan dihukum untuk membayar uang pesangon sebesar 2 (dua) kali ketentuan undang-undang, yang seluruhnya berjumlah sebesar Rp.33 juta.

Atas gugatan Winarto, perusahaan mengajukan gugatan rekonvensi (gugat balik), dan meminta PHI Surabaya untuk menetapkan hak-hak Winarto sebesar 5 (lima) bulan upah atau setara dengan Rp.5,6 juta.

Dalam putusannya Nomor 127/G/2013/PHI.Sby tanggal 3 Februari 2014, PT Hotel Penataran Kediri diwajibkan untuk membayar uang pesangon Winarto sebesar Rp.33,7 juta. Putusan PHI Surabaya tersebut, langsung diajukan kasasi oleh perusahaan. Alasannya, karena Winarto telah mendapatkan Surat Peringatan III, dan kembali mengulang pelanggaran terhadap Peraturan Perusahaan.

Keberatan perusahaan diterima oleh Mahkamah Agung, dalam putusannya Nomor 504 K/Pdt.Sus-PHI/2014 tanggal 22 Oktober 2014, Majelis Hakim yang diketuai oleh Dr. H. Zahrul Rabain, S.H., M.H., menganulir besaran uang pesangon yang telah ditetapkan PHI Surabaya, menjadi hanya Rp.22,5 juta. (Jm)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *