Selasa, 16 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
9

Setelah Dua Tahun Berproses, Akhirnya Bekerja Kembali

Karawang | Genap 2 (dua) tahun sudah sejak diputuskan hubungan kerja yang dianggap mengundurkan diri tanggal 21 Desember 2012, kini Febi Heriyanto, Mastur, Andri Kurniawan, Afit Susanto, Ridwan, Indra, Herman Purwanto, Jaelani, Saipudin  Yusup, dan Yohanes C Natal, kembali masuk bekerja di PT Karya Bahana Unigam.

Meski harus mengalami kepahitan tidak bekerja, tetapi Febi Heriyanto, dkk (10 orang) telah berhasil membuktikan, jika dirinya tetap berjuang merebut kembali hak bekerjanya. Walau sekarang Febi, dkk ditempatkan di pabrik Karawang terhitung sejak 2 Februari 2015 lalu, tetapi Febi, dkk dapat menerima itikad baik perusahaan yang juga berada di Jl. Karya Logam, Kp. Legon, Jatimulya, Tambun Selatan, Bekasi tersebut.

Setelah ditegur (aanmaning) oleh Ketua Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung, akhirnya perusahaan secara akomodatif bersedia menjalankan putusan PHI Bandung No. : 06/PLW/G/2014/PHI/PN.Bdg tanggal 7 Juli 2014 jo. No. 06/G/2014/PHI/PN.Bdg tanggal 26 Februari 2014, yang memerintahkan perusahaan untuk mempekerjakan kembali dan menetapkan status hubungan kerja Febi, dkk menjadi pekerja tetap.

Kesediaan perusahaan pabrik jok mobil tersebut, dituangkan dalam Perjanjian Bersama yang ditandatangani di Jakarta, Selasa (23/12) lalu oleh Irawan Soetanto selaku Kuasa Hukum perusahaan, dan Muhammad Hafidz selaku Kuasa Hukum pekerja.

“Perusahaan bersedia menjalankan putusan Pengadilan untuk mempekerjakan kembali Febi dan kawan-kawan dengan status karyawan tetap mulai tanggal 5 Januari nanti”, ungkap Irawan kepada buruhonline.com.

Sebelumnya, perusahaan beralasan, bahwa Febi dkk telah melakukan mogok kerja tidak sah sejak tanggal 7 Desember 2012, sehingga dianggap telah mengundurkan diri sejak tanggal 21 Desember 2012. Alasan pemutusan hubungan kerja tersebut, dibenarkan oleh Pegawai Mediator Hubungan Industrial pada Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, yang dituangkan dalam Anjuran Tertulis Nomor 567/2586/Hi-Syaker/X/2013 tanggal 9 Oktober 2013.

Lilis Suryani selaku Pegawai Mediator sependapat dengan alasan PHK perusahaan, sehingga Febi, dkk yang kala itu diperjanjikan dengan perjanjian kerja waktu tertentu (kontrak) dengan masa kerja baru 6 (enam) bulan, hanya diberikan upah sisa kontrak yang besarnya rata-rata hanya 1-2 minggu upah.

Febi, dkk menolak Anjuran Pegawai Mediator, dan menggugat PT Karya Bahana Unigam ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung. Setelah melalui tahapan persidangan yang mulai digelar tanggal 29 Januari 2014, PHI Bandung mengabulkan gugatan kerja kembali yang menjadi tuntutan Febi, dkk, dan menetapkan statusnya menjadi pekerja tetap, serta menghukum perusahaan untuk membayar upah proses serta uang paksa (dwangsom) jika perusahaan tak laksanakan putusan kerja kembali. (Ys)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of