Senin, 22 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
3

Terima Cek Tunai, Indosiar Lolos Dari Gugatan Pekerjanya 1,5 M

Jakarta | Adhie Novie menggugat PT Indosiar Visual Mandiri ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, karena mendapatkan tekanan (intimidasi) untuk menanda-tangani surat pengunduran diri.

Dalam tuntutannya, Adhie menuntut pembayaran uang pesangon, uang penghargaan masa kerja, uang penggantian hak, tunjangan hari raya, cuti, bonus dan upah proses, yang seluruhnya berjumlah sebesar Rp.1,5 Milyar. Selain itu, Adhie juga sita jaminan atas tanah dan bangunan milik Indosiar, yang berada di Jalan Daan Mogot No. 11, Jakarta Barat itu.

Adhie menggunakan ketentuan Pasal 1321 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, karena Adhie menanda-tangani surat pengunduran diri atas tipu muslihat yang dilakukan oleh perusahaan televisi Indosiar tersebut.

Namun, Indosiar membantah seluruh dalil gugatan Adhie. Indosiar telah membuktikan, bahwa Adhie juga telah menerima cek tunai sebesar Rp.350 juta, sebagai kompensasi pengunduran dirinya. Sehingga, Indosiar sudah memenuhi kewajiban ketenagakerjaannya kepada Adhie, dan tidak ada unsur penipuan seperti yang dituduhkan Adhie.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh PHI Jakarta Pusat, dalam putusannya Nomor 245/PHI.G/2012/PN.Jkt.Pst tanggal 25 April 2013, gugatan Adhie Novie ditolak seluruhnya. Dan dikuatkan oleh Mahkamah Agung dalam putusannya Nomor 100 K/Pdt.Sus-PHI/2014 tanggal 2 Juli 2014.

Mahkamah Agung menilai, Putusan Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, ternyata tidak salah dalam menerapkan hukum dan telah memberi pertimbangan yang cukup, karena dari fakta-fakta persidangan terbukti bahwa pada tanggal 31 Mei 2012 telah dengan sadar tanpa ada tekanan, telah menyatakan mengundurkan diri dan telah menerima cek kontan sebesar Rp.350 juta, oleh karenanya demi hukum hubungan kerja Penggugat dengan Tergugat, telah putus sejak tanggal 31 Mei 2012. (Tk)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of