Rabu, 17 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
286

Tidak Terbukti Efisiensi, PHI Perintahkan Pekerjakan Kembali

Jayapura | Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jayapura, dalam putusannya Nomor 22/G/2013/PHI-Jpr tanggal 17 Desember 2013, memerintahkan PT Percetakan Rakyat Papua untuk mempekerjakan kembali Alexander Krisifu, dkk (7 orang) pada tempat dan jabatan semula.

Putusan PHI Jayapura tersebutm diperkuat oleh Putusan Mahkamah Agung Nomor 468 K/Pdt.Sus-PHI/2014 tanggal 24 September 2014, yang menolak permohonan kasasi perusahaan yang berada di Jalan Percetakan Negara Nomor 32, Jayapura tersebut.

Mahkamah Agung beralasan, bahwa alasan pemutusan hubungan kerja dengan alasan efisiensi disebabkan karena perusahaan merugi, senyatanya tidak dapat dibuktikan oleh PT Percetakan Rakyat Papua. Lebih lanjut Mahkamah Agung menilai, bahwa putusan PHI Jayapura telah tepat dan benar dalam menimbang dan menerapkan hukum.

Sebelumnya, Alexander Krisifu, dkk (7 orang) diputuskan hubungan kerja sejak tanggal 1 Maret 2013, dengan alasan efisiensi. Akan tetapi, perusahaan belum melakukan langkah-langkah yang dipersyaratkan dalam Surat Edaran Kepmenakertrans Nomor SE.643/MEN/PHI-PPHI/IX/2005 tentang pencegahan Pemutusan Hubungan Kerja.

Didalam SE tersebut, apabila perusahaan mau melakukan efisiensi, maka harus terlebih dahulu melakukan upaya untuk menghindari PHK dapat dilakukan melalui langkah-langkah alternatif, yaitu melakukan efisiensi biaya produksi; mengurangi upah pekerja/buruh ditingkat managerial; mengurangi waktu kerja lembur; menawarkan kesempatan pensiun dini bagi pekerja/buruh yang sudah memenuhi syarat; dan merumahkan untuk sementara waktu pekerja/buruh secara bergantian. (Jm)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of