Type to search

Tidak Terbukti Mogok Ilegal, PHI dan MA Hukum Pekerjakan Kembali

Share

Bogor | Mahkamah Agung dalam putusannya Nomor 423 K/Pdt.Sus-PHI/2014 tanggal 17 September 2014, tidak mempertimbangkan alasan dalam memori kasasi tanggal 7 Maret 2014 yang diajukan oleh PT Terang Dunia Internusa.

Meskipun perusahaan yang berada di Kawasan Industri Branta Mulia, Kp. Sabur Rt. 01/Rw. 06, Desa Tarikolot, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor tersebut, menuding Edy Aryadi, dkk (18 orang) melakukan kesalahan berat, berupa mogok kerja tanggal 2 – 5 Juli 2013. Namun Mahkamah Agung, menolak mempertimbangkannya dikarenakan perusahaan selaku Pemohon Kasasi, tidak dapat membuktikan mogok kerja yang dilakukan Edy Aryadi, dkk tidak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Justru sebaliknya, menurut Mahkamah Agung, Edy Aryadi, dkk telah berhasil membuktikan mogok yang dilakukannya telah sesuai dengan tahapan yang ditentukan dalam ketentuan perundang-undangan. Selain itu, Edy Aryadi juga telah dapat membuktikan, bahwa perusahaan telah dengan sengaja lalai sering terlambat membayar upah pekerja, karena diduga ada keinginan menutup perusahaan.

Putusan Mahkamah Agung senada dengan Putusan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung, Nomor 121/G/2013/PHI/PN.Bdg tanggal 12 Februari 2014, yang menolak gugatan PT Terang Dunia Internusa.

PHI Bandung malah mengabulkan gugatan rekonvensi yang diajukan oleh Edy Aryadi, dkk, yaitu menghukum perusahaan untuk mempekerjakan kembali Edy Aryadi, dkk (18 orang), membayar upah proses selama 6 (enam) bulan upah, membayar THR, dan menghukum perusahahaan untuk membayar uang paksa (dwangsom) sebesar Rp.1 juta/hari selama perusahaan belum mempekerjakan kembali Edy Aryadi, dkk.

Putusan PHI Bandung, tidak jauh berbeda dengan Putusan PHI Bandung dalam perkara Febi Heriyanto, dkk (10 orang), yang akhirnya PT Karya Bahana Unigam dihukum untuk mempekerjakan kembali. Serta kini, Febi, dkk telah bekerja kembali seperti biasa. (Ys)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *