Minggu, 21 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
569

Alamat Tergugat Tak Ada Dalam Surat Kuasa, PHI Nyatakan Sah

Bekasi | Dalil eksepsi (tangkisan) PT Sumber Alfaria Trijaya, Tbk., terhadap surat kuasa yang dijadikan dasar bagi Pengurus Gabungan Serikat Pekerja Manufaktur Independen Indonesia (GPMII), untuk mewakili Alik Subagyo, dkk (5 orang) dalam mengajukan gugatan perselisihan hubungan industrial, ditolak oleh Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung. 

Menurut PHI Bandung dalam putusannya Nomor 54/G/2013/PHI/PN.Bdg. tanggal 27 November 2013, antara surat kuasa dengan surat gugatan merupakan satu kesatuan dimana dalam surat gugatannya telah jelas, disebutkan nama dan alamat dari perusahaan yang ditarik dalam gugatan tersebut, dengan demikian eksepsi perusahaan tidak beralasan hukum, sebab surat kuasa khusus tersebut dinyatakan sah dan berlaku dalam persidangan, maka secara otomotis para penerima kuasa mempunyai alas hak (legal standing) untuk mengajukan gugatan terhadap perusahaan yang  nama-namanya sebagaimana tercantum dalam surat gugatannya. 

Merasa tidak puas dengan putusan PHI Bandung, yang pada akhirnya menghukum perusahaan yang berkedudukan di Jababeka VII Blok K-2 Jababeka Industrial Estate Cikarang, Bekasi itu membayar uang pesangon sebesar Rp.606 juta, mengajukan permohonan kasasi ke Mahkamah Agung pada tanggal 11 Desember 2013, sebagaimana ternyata dari Akta Permohonan Kasasi Nomor 50/Kas/G/2013/PHI/PN.Bdg yang disertai dengan memori kasasi tanggal 24 Desember 2013. 

Perusahaan berdalih, surat kuasa merupakan bentuk perjanjian antara pemberi kuasa dengan penerima kuasa, yang menerbitkan hak bagi penerima kuasa guna mengurus kepentingan hukum dan/atau untuk melakukan perbuatan hukum, dalam hal ini ciri khususnya untuk mengajukan gugatan/beracara di pengadilan, sehingga surat kuasa khusus terbit lebih dahulu dari surat gugatan, oleh sebab itu pertimbangan hukum PHI Bandung yang menyatakan surat kuasa dan surat gugatan adalah satu kesatuan adalah salah menerapkan hukum. 

Akan tetapi Majelis Hakim Kasasi pada Mahkamah Agung tidak sependapat dengan dalil perusahaan. Dalam putusannya Nomor 246 K/Pdt.Sus-PHI/2014 tanggal 20 Juni 2014, dinyatakan bahwa keberatan-keberatan dari perusahaan tidak dapat dibenarkan, karena Judex Facti (PHI Bandung) telah tepat dan benar dalam menilai, menimbang, dan menerapkan hukumnya. Sehingga, permohonan kasasi dari PT Sumber Alfaria Trijaya, Tbk., haruslah ditolak seluruhnya. (Ys)

 

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of