Type to search

Jaminan Sosial

Buruh Gelar Evaluasi Satu Tahun BPJS Kesehatan

Share

15IMG_20150324_173313Jakarta | Sejumlah serikat pekerja menggelar Workshop terkait Refleksi Satu Tahun Implementasi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Hotel IBIS, Jl. Kramat Raya No. 100, Jakarta Pusat, Senin (23/3). 

Menurut Tedjo dari Gabungan Solidaritas Perjuangan Buruh (GSPB), dalam tataran implementasi BPJS Kesehatan yang telah berjalan selama satu tahun, dinilai masih mengalami banyak permasalahan, mulai dari masalah tata cara pendaftaran peserta, masalah besaran iuran dan besaran manfaat yang akan diterima oleh peserta, masalah kepesertaan, kurangnya Sumber Daya Manusia (tenaga medis/dokter, Rumah Sakit, Obat-obatan, dan fasilitas lainnya) untuk mendukung pelaksanaan BPJS Kesehatan. 

Para buruh juga menuding tidak adanya peran pemeritah dalam mengawasi pelaksanaan BPJS Kesehatan, serta masalah beberapa regulasi yang justru menghambat pelayanan BPJS Kesehatan. 

Selain itu, ketentuan perundang-undangan terkait pentahapan kepesertaan jaminan sosial juga menjadi persoalan yang serius. Peserta BPJS Kesehatan  hingga Januari 2015 terdapat 135,7 juta peserta. Mereka terdiri atas 86,4 juta peserta penerima bantuan iuran, 8,89 juta peserta dari Jamkesda, 11 juta peserta dari total 40 juta lebih golongan pekerja penerima upah (yang iurannya dibayar oleh pemberi kerja dan pekerja), serta 9,8 juta dari peserta mandiri atau penerima upah bukan pekerja yang membayarkan iuran sendiri. Sisanya, 19,61 juta dari PNS, TNI, Polri, dan bukan pekerja. (Hz)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *