Rabu, 18 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
27

Dimintai Uang Saat Ambil Salinan Putusan, PHI Medan Didemo Buruh

Medan | Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Medan, siang tadi, Selasa (17/3) didatangi ratusan buruh yang tergabung dalam Serikat Buruh Kimia, Industri Umum, Farmasi Kesehatan, Expedisi, Jasa, Seni, Swalayan dan Departemen Store dari Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (Korda FSB Kikes SBSI) Sumatra Utara (Sumut). 

Kedatangan ratusan buruh tersebut, memprotes petugas PHI Medan, yang meminta uang saat mengambil salinan putusan PHI. Selain itu, para buruh juga sudah memendam rasa kekesalan sejak dimintai uang pada saat mendaftarkan surat kuasa ke salah satu Panitera Pengganti di PHI. 

Para buruh datang dengan mengendari sepeda motor dan mobil pick-up untuk mengangkut speaker. Mereka juga membentangkan sejumlah spanduk berisi tuntutan mereka. Saat baru tiba, nyaris terjadi kericuhan antara buruh dengan petugas keamanan PN Medan. 

Menanggapi demonstrasi para buruh itu, Humas Pengadilan Negeri Medan, Hakim Fauzul Hamdi menghampiri para pendemo. “Kami pihak pengadilan tidak ada melakukan pengutipan biaya apabila sengketa pembayaran upah buruh tidak mencapai Rp 150 juta”, ujarnya. 

Menurut Ketua aksi yang juga  Ketua Korda F SB Kikes SBSI Sumut, Usaha Tarigan dalam pertemuan tersebut pihak pengadilan segera memanggil Panmud PHI PN Medan sekaitan adanya pungutan yang disampaikan para pendemo. “Karena adanya kutipan biaya siluman tersebut, tentunya membuat para buruh yang ingin menyampaikan gugatan sengketanya ke pengadilan menjadi terhalang dengan adanya kutipan tersebut”, ujar Tarigan. (Jm)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of