Type to search

Perusahaan Pindah, PHI Tak Berwenang, MA: PHI Keliru

Share

Jakarta | Atas dasar surat keputusan pemutusan hubungan kerja yang dikeluarkan oleh perusahaan, dengan mencantumkan alamat kop surat di Cirendeu Raya No. 43, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menyatakan tidak berwenang untuk melakukan pemeriksaan dan memutus perkara gugatan yang diajukan oleh perusahaan yang bergerak disektor garment tersebut.

Dalam putusannya Nomor 225/PHI.G/2013/PN.Jkt.Pst. tanggal 13 Februari 2014, PHI Jakarta Pusat juga mempertimbangkan dasar putusannya pada upaya penyelesaian perselisihan hubungan industrial yang telah dilakukan oleh Pegawai Mediator pada Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kota Tangerang Selatan Nomor 005/100-Bid.Penta 2013 tertanggal 24 Juni 2013.

Lilik diputuskan hubungan kerjanya terhitung tanggal 13 April 2013, dengan alasan telah membocorkan rahasia perusahaan kepada kakaknya yang bekerja di PT Leviticus Goldenmoda, yang merupakan perusahaan kompetitor yang sedang bersaing dalam proses tender seragam security Bank CIMB Niaga.

Karena tak berhasil diselesaikan oleh Pegawai Mediator, perusahaan mengajukan gugatan ke PHI Jakarta Pusat, karena perusahaan berdalih keberadaannya di Kota Tangerang Selatan adalah bersifat sementara, yang disebabkan adanya renovasi gedung yang berada di Jalan Sunter Agung Barat I Blok A-3 No. 23, Sunter, Jakarta Utara.

Namun putusan PHI Jakarta Pusat dibatalkan oleh Mahkamah Agung, yang dalam putusannya Nomor 444 K/Pdt.Sus-PHI/2014 tanggal 17 September 2014, menyatakan domisili hukum PT Maxistar Intermoda Indonesia, berkedudukan di Jakarta Utara, dengan demikian Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat berwenang untuk memeriksa, mengadili dan memutus gugatan yang diajukan oleh perusahaan tersebut.

Atas pertimbangan tersebut, Mahkamah Agung membatalkan putusan PHI Jakarta Pusat Nomor 225/PHI.G/2013/PN.Jkt.Pst. tanggal 13 Februari 2014, dan mengadili sendiri dengan mengubah amar putusan, menjadi menyatakan PHI Jakarta Pusat berwenang memeriksa, mengadili dan memutus perkara Nomor 225/PHI.G/2013/PN.Jkt.Pst. (Ys)

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *