Senin, 18 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
286

Alasan PHK Tidak Harmonis, Preseden Buruk Penegakkan Hukum

Jakarta | Menurut Tri Setiyono, pekerja PT Sucofindo yang diputuskan hubungan kerjanya sejak 28 Oktober 2013, mengemukakan, bahwa apabila Hakim Agung selalu memutus hubungan kerja dengan dasar tidak harmonis sebagai bahan pertimbangan dalam memutus perkara perselisihan hubungan kerja yang memang tidak terbukti, maka hal ini akan menjadi preseden buruk terhadap upaya pelaksanaan penegakkan hukum Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Demikian kalimat penutup Tri dalam memori kasasi yang dirinya ajukan ke Mahkamah Agung pada tanggal 28 Oktober 2014, melalui Kepaniteraan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Tri keberatan dengan Putusan PHI Jakarta Pusat Nomor 80/PHI.G/2014/PN.Jkt.Pst tanggal 4 September 2014, yang menyatakan putus hubungan kerja antara dirinya dengan perusahaan yang berkedudukan di Graha Sucofindo, Jalan Raya Pasar Minggu Kav.34, Jakarta Selatan itu.

Meskipun PHI Jakarta Pusat menetapkan hak atas pesangon kepada dirinya sebesar Rp.31,2 juta, akan tetapi Tri menganggap anggapan PHI Jakarta Pusat yang mengkategorikan sebuah hubungan kerja dapat dinyatakan putus atas dasar tidak harmonis, adalah alasan yang bukan merupakan norma hukum, tetapi hanyalah sebagai interpretasi dari norma Penjelasan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial.

Terhadap dalil kasasi Tri, dalam putusannya Nomor 733 K/Pdt.Sus-PHI/2014 tanggal 15 Januari 2015, MA menilai keberatan tersebut mengenai penilaian hasil pembuktian yang bersifat penghargaan tentang suatu kenyataan, hal mana tidak dapat dipertimbangkan dalam pemeriksaan pada tingkat kasasi, karena pemeriksaan dalam tingkat kasasi hanya berkenaan dengan adanya kesalahan penerapan hukum, adanya pelanggaran hukum yang berlaku, adanya kelalaian dalam memenuhi syarat-syarat yang diwajibkan oleh peraturan perundang-undangan yang mengancam kelalaian itu dengan batalnya putusan. (***Hz)

 

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of