Senin, 23 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
286

Fuad: PPMI Siap Jadi Lokomotif Perang Terhadap Sistem Outsourcing

Bekasi | Presiden Joko Widodo dinilai tidak konsisten terhadap janji kampanyenya, yang antara lain berupa perubahan status karyawan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi karyawan tetap, yang faktanya kini masih menjadi karyawan outsourcing, demikian tutur Ahmad Fuad Anwar, Presiden Serikat Pekerja Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI), Jumat (10/4) petang tadi. 

Dalam orasi politiknya yang sekaligus sebagai sambutan dalam pembukaan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) II dan Milad ke-17 PPMI, Fuad berjanji akan terus berada digaris depan dan menjadikan PPMI sebagai lokomotif perang sistem kerja outsourcing (alih daya), yang dinilai telah merugikan 270 ribu rakyat Indonesia yang menjadi pekerja outsourcing BUMN, beserta keluarganya. 

“PPMI akan memerangi sistem outsourcing sampai kapanpun juga”, tegasnya dihadapan 200 orang lebih peserta Mukernas yang dimulai hari ini hingga Minggu (12/4) di Aula Islamic Center Kota Bekasi, Jawa Barat. 

Fuad juga mengkritik sejumlah kepala daerah, yang gaya kepemimpinannya seperti raja-raja kecil. “Lahirnya Perda Ketenagakerjaan Nomor 6 di Jawa Barat, merupakan upaya makar Gubernur terhadap rakyatnya”, ujar Fuad lantang yang disambut dengan teriakan takbir oleh peserta Mukernas yang diantaranya berasal dari Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah dan Nusa Tenggara Timur. 

Lebih lanjut, Fuad mempertegas sikap organisasi yang ia pimpin itu, untuk melakukan perlawanan terhadap upaya pemberangusan serikat pekerja. Hal itu ia katakan, karena adanya tindakan Kepala Dinas Tenaga Kerja di Purwakarta yang mencabut dan mencoret tanda bukti pencatatan PPMI di PT Gistex Chewon Syntetic. “Seharusnya, Bupati dan Walikota menjadi pemimpin yang mengayomi dan melindungi masyarakat, bukan menjadi raja-raja kecil”, tambah Fuad. 

Diakhir sambutan Mukernas yang diberi tema, Membangun Kekuatan Leadership dan Kecerdasan Spiritual Pekerja untuk Keadilan dan Kesejahteraan, Fuad mentargetkan keanggotaan PPMI di Jabodetabek hingga satu tahun kedepan, harus mencapai minimal 100.000 orang. (***Hz)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of