Minggu, 21 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
410

Jalankan Program KB, Jamkes Bakal Diubah Dari 3 Anak Jadi 2 Anak

83health.kompascomJakarta | Program Jaminan Kesehatan (JKN) bagian dari Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN), menuai usulan revisi menyangkut tanggungan jumlah anak dalam satu keluarga. Selama ini JKN menanggung hingga tiga anak. Jumlah tanggungan itu dinilai tidak sinkron dengan program Keluarga Berencana (KB) yang selalu mengampanyekan dua anak.

Ketentuan tanggungan jumlah anak, diatur dalam Penjelasan Pasal 20 ayat (2) dan ayat (3) Undang-Undang Sistem Jaminan Sosial Nasional Nomor 40 Tahun 2004. Pembatasan terhadap anggota keluarga yang ditanggung adalah sebanyak 5 (lima) orang, diantaranya suami, isteri dan tiga orang anak. Sedangkan, bagi anggota keluarga yang mempunyai lebih dari 3 anak, maka dapat diikutsertakan setelah membayar tambahan iuran.

“Pada saatnya kebijakan JKN yang meng-cover tiga anak perlu direvisi, yaitu saat laju pertumbuhan sudah bisa dikontrol”, demikian disampaikan Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Okky Asokawati (Dapil Jakarta II), saat dihubungi Kamis (2/3) kemarin. Menurut Okky, saat ini keluarga Indonesia rata-rata masih memiliki tiga anak, dan program JKN masih mengikuti perkembangan kependudukan yang ada.

Ke depan bila laju pertambahan penduduk di Indonesia sudah bisa dikontrol, tentu aturan JKN yang meng-cover tiga anak bisa dirubah hanya untuk dua anak saja dalam satu keluarga. Pemerintah sendiri lewat Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, menghimbau agar ada sinkronisasi antara program JKN dan KB.

“Bisa dikatakan program BKKBN merupakan program ideal untuk masa depan dengan dua anak. Sementara program JKN adalah program nyata bahwa keluarga Indonesia saat ini rata-rata memiliki tiga anak. BKKBN juga harus lebih intens menahan laju pertumbuhan penduduk yang saat ini sudah mencapai 250 juta jiwa,” ujar politisi PPP ini. (***Jm)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of