Selasa, 16 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
5

Mutasi Dinilai Tidak Patut, Wajar Ditolak Pekerja

Deli Serdang | Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Medan, dan Mahkamah Agung, memandang mutasi terhadap Rolling Ston Hutabarat oleh CV Sinar Plastik, tidak patut. Sebab, Hutabarat telah diberikan sanksi berlipat, yaitu dijatuhi Surat Peringatan III dan mutasi kebagian kebersihan.

Selain itu, wajar jika mutasi ditolak. Karena ketidakhadiran Hutabarat untuk melaksanakan kewajiban bekerjanya, telah mendapatkan ijin di tanggal 30 September dan 1 Oktober 2013 untuk melayat orang tuanya yang meninggal di Jakarta.

Perusahaan yang berkedudukan di Jalan Binjai KM. 13,8/Jalan Bintang Terang, Desa Muliyorejo, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, mendalilkan alasan mutasi, karena Hutabarat tidak dapat menunjukkan surat kematian, untuk memperkuat ijin yang diberikan perusahaan.

Tetapi Majelis Hakim Kasasi Mahkamah Agung yang diketuai oleh Dr Irfan Fachruddin, S.H., dalam putusannya Nomor 609 K/Pdt.Sus-PHI/2014 tanggal 10 Desember 2014 menilai, alasan pemberian mutasi karena Hutabarat tidak menyerahkan surat kematian, adalah alasan yang dibuat-buat.

Sehingga, Mahkamah Agung berpendapat, bahwa putusan PHI Medan Nomor 14/G/2014/PHI.Mdn, tanggal 7 Juli 2014, yang menetapkan kompensasi atas pemutusan hubungan kerja yang dilakukan secara sepihak oleh perusahaan, berupa 2 kali ketentuan Pasal 156 ayat (2), uang penghargaan masa kerja dan uang penggantian hak sesuai Pasal 156 ayat (3) serta ayat (4) UU Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003, telah tepat. Dan karenanya, permohonan kasasi yang diajukan oleh CV Sinar Plastik harus ditolak. (***Ys)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of