Type to search

Pengunduran Diri Secara Lisan, PHI Wajibkan Pesangon

Share

Kota Waringin | Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Palangkaraya, Selasa (13/1/2015) tidak dapat menerima alasan pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dilakukan oleh PT Pundi Abadi Intisari sejak Maret 2014 terhadap Boby Adolf August Tewu. Menurut Majelis Hakim yang diketuai Erwantoni, S.H., M.H., perusahaan tidak tepat menggunakan alasan pengunduran diri lisan sebagai alasan PHK.

Dalam putusannya Nomor 13/Pdt.Sus-PHI/2014/PN.Plk., PHI Palangkaraya menggunakan ketentuan Pasal 162 ayat (3) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, yang mengatur syarat pengunduran diri yang dilakukan oleh seorang pekerja adalah permohonan secara tertulis.

Dengan tidak ditemukannya bukti tuduhan pengunduran diri Boby secara tertulis, melainkan perusahaan hanya memberikan bukti surat Nomor : 214/PAINT-PPK/IV/4, tanggal 11 April 2014 Perihal Persetujuan Permohonan Pengunduran Diri. Maka PHK yang dilakukan oleh perusahaan yang beralamat di H. Juanda, Desa Pelangsian, Kecamatan MB Ketapang, Sampit tersebut, merupakan PHK efisiensi terhitung sejak April 2014, dengan kompensasi PHK sebesar 2 (dua) kali ketentuan Pasal 156 ayat (2) UU Ketenagakerjaan, yang berjumlah Rp.39,5 juta.

Perusahaan juga sempat menggunakan alasan PHK kesalahan berat, selain alasan pengunduran diri. Setelah Boby mendaftarkan gugatan di PHI Palangkaraya tanggal 16 Juli 2014, perusahaan melaporkan Boby atas dugaan tindak pidana penggelapan ke Mapolres Kota Waringin dengan bukti Surat Laporan Polisi No. : LP/337/VIII/2014/KALTENG/RES KTM tanggal 14 Agustus 2014.

Alasan PHK tersebut juga ditolak oleh PHI Palangkaraya, karena alasan yang dikuatkan dengan bukti Laporan Polisi tanggal 14 Agustus 2014 tersebut, setelah Boby mempersoalkan PHK-nya di PHI Palangkaraya tanggal 16 Juli 2014. “Bukti tersebut tidak dapat dijadikan dasar Tergugat untuk melakukan pemutusan kerja akibat kesalahan berat,” ujar Erwantoni membacakan pertimbangan hukum. (***Jm)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *